Harga Ikan Melonjak Naik hingga 400 Persen

0
406
Pasar: Kondisi pasar Ikan di Ranai sepi. Para pedagang tidak memiliki banyak stok ikan karena nelayan tidak melaut akibat cuaca buruk. F-HARDIANSYAH/TANJUNGPINANG POS

Natuna – DALAM dua hari terakhir ini, warga Natuna mengeluhkan susahnya dapat ikan. Hal ini disebabkan karena ikan jarang beredar di pasaran. Ditambah lagi nelayan tidak melaut karena cuaca ekstrem melanda perairan Natuna.

Ramlan warga Ranai mengaku tak mampu beli ikan karena harganya sangat mahal. Semua itu karena pasokan ikan dari nelayan di Natuna sangat minim, sehingga harga yang dipatok para pedagang terbilang sangat tinggi sekali.

”Susah ikan sekarang bang, beberapa hari yang lalu harganya masih normal. Sekarang sudah naik berlipat ganda,” tuturnya Senin (13/2).

Ia menjelaskan, harga ikan tongkol yang biasanya 1 ekor ukuran 1 Kg hanya Rp 10 ribu. Sekarang melonjak naik sampai 400 persen.

”Orang tak berani turun laut katanya Bang, makanya ikan jarang dan jadi mahal. Kemarin-kemarin ikan yang biasa Rp 10 ribu sekilo, sekarang udah Rp 50 ribu,” terang Ramlan.

Menurutnya, kondisi ini diperparah lagi dengan daya beli masyarakat yang sudah sejak awal tahun ini mengalami paceklik akibat APBD belum terealisasi.

”Udah duit tak ade, harga ikan mahal pula,” imbuhnya.

Ia pun mengkui, kondisi ini tidak lepas dari dampak cuaca buruk yang melanda Natuna belakangan ini. Sehingga nelayan enggan untuk melaut.

Mungkin ikan yang ada sekarang ini berupa ikan simpanan dari waktu -waktu sebelumnya saja. Iwan nelayan lainnya juga sudah sepekan tidak turun melaut.(HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here