Harga Ikan Naik 100 Persen

0
600
KAPAL NELAYAN: Sejumlah nelayan tidak melaut dan kapalnya ditambatkan di Pelantar Sekah. F-INDRA GUNAWAN/tanjungpinang pos

ANAMBAS – CUACA buruk yang melanda perairan laut Kabupaten Anambas, harga ikan di sejumlah pasar tradisional naik 100 persen. Bahkan, harga ikan tongkol dari Rp 15 hingga 20 ribu per ekor kini menjadi Rp 40 ribu per ekornya.

Dengan kenaikan 100 persen, pembeli pun berkurang dan pedagang ikan bingun untuk menjual ikan karena harganya terlalu tinggi. Sejumlah pedagang ikan tidak berjualan, dikarenakan harga ikan mulai naik dan jumlah nelayan melaut juga berkurang. Sehingga, pasokan ikan sangat sedikit dan menjadikan harga ikan melambung.

Rozi salah seorang pedagang ikan di pasar ikan kota Tarempa menjelaskan, saat ini jumlah pedagang mulai berkurang menjajakan ikannya meskipun tidak signifikan. Namun, hal itu cukup berdampak terhadap perekonomian pedagang ikan. Ditambah gelombang laut juga mulai tinggi, akibatnya nelayan mulai tidak melaut.

”Beberapa hari ini daya beli mulai menurun dan ketersedian ikan terbatas. Itu dikarenakan nelayan banyak yang tidak melaut, akibat keadaan cuaca buruk dan curah hujan hampir setiap hari. Kami pedagang juga merasa kesulitan, dan sebagian padagang lain tutup berjualan ketimbang mengalami kerugian,” ungkap Rozi, pedagang ketika ditemui, Senin (27/11).

Ia menuturkan, harga ikan tongkol tidak tanggung-tanggung Rp 40 ribu perekor artinya naik 100 persen dari harga normal. Sebelumnya, harga ikan manyuk dengan berat 1 kilogram sebanyak 3 ekor dibandrol Rp 30 ribu kini naik Rp 55 ribu. Dampak kenaikan harga ikan, bukan terimbas kepada padagang ikan tetapi terhadap masyarakat dan rumah makan.

”Saya harus mengambil ikan kepada nelayan yang dinilai cepat terjual, seperti ikan manyuk, ikan tongkol dan ikan kerapu dan ikan selayar. Kalau jenis ikan lain, saya tak berani ambil resiko dan itupun jumlahnya tidak banyak. Semua pelanggan terkejut, dengan harga ikan yang dijual mahal, tetapi hal itu harus saya lakukan,” jelasnya.

Berdasarkan data dari Stadion Badan Meteorologi Klimotologi dan Geofisika (BMKG) Tarempa, terkait keadaan cuaca curah hujan masih bisa dikatakan ringan. Kini hembusan angin Utara-Timur laut berkecepatan 4-15 knots dan keadaan gelombang mulai dari 0,5-2,5 meter.(INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here