Harga Jahe Naik Tiga Kali Lipat

0
48
SUASANA Pasar Tradisional yang berlokasi di Bukit Tembak, Meral, Karimun. f-alrion/tanjungpinang pos

KARIMUN – Memasuki akhir tahun, pasokan sayuran di Pasar Tradisional Karimun, hingga Minggu (23/12) masih tergolong cukup.

Hanya saja, harga jahe naik tiga kali lipat dari harga biasanya. Biasanya, harga jahe dari Rp10 ribu per kilogram naik menjadi Rp38 ribu.

”Memang sudah memasuki akhir tahun, pasokan sayuran masih tergolong aman.Belum ada terlihat stok akan kosong, makanya harga sayuran relatif normal. Biasanya harga naik jelang akhir tahun seperti ini,” kata Uda, pedagang sayuran di Pasar Bukit Tembak, Meral.

Seperti harga cabe merah dan cabe rawit per kilogram Rp30 ribu perkilogram. Kemudian, untuk sayuran jenis sawi, kol, buncis berkisar Rp20 Ribu ke bawah per kilogram.

Untuk bawang merah lokal, Rp28 ribu per kilonya dan harga itu masih normal. Kenaikan jahe diprediksi, karena harga dari Sumatera Utara mengalami kenaikan.

Kemudian, minimnya tanaman jahe siap panen membuat stok jahe menipis. Sedangkan, permintaan dipasaran masih tetap tinggi.

Selain pasokan sayuran yang aman, pasokan daging ayam segar dan ikan dipasa juga tergolong normal.

Tidak ada terjadi kenaikan harga kedua komoditas tersebut, rata-rata harga daging ayam per kilogram Rp33 ribu dan ikan basah Rp25 ribu per kilogram.

”Selama pasokan masih aman, harga masih bisa dikontrol atau normal. Kecuali pada bulan Maret nanti. Harga ikan diprediksi akan naik, mengingat para pemilik kapal tangkap ikan memilih istirahat untuk sementara sejak Februari. Karena merayakan Imlek,” kata Apat, Nelayan Meral. (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here