Harga Kacang Panjang, Pare dan Gambas Naik

0
2995
PEMBELI SAYUR: Salah satu pengunjung di Pasar Tradisional Bincen membeli sayur pedagang. f-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – HARGA beberapa sayuran mulai mengalami kenaikan. Ini disebabkan cuaca yang kini tengah tak menentu. Akibatnya banyak petani yang hasil panen sedikit. Hal ini dikatakan salah satu pedagang di Bintan Center (Bincen) Yudi yang mengaki tahu dari informasi pemasok. ”Menurut informasinya, faktor cuaca saat ini mempengaruhi hasil produksi sayuran yang sedikit. Akibatnya harga naik sampai ke konsuman,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (10/8)

Ia menyebutkan beberapa sayuran yang naik, diantaranya kacang panjang, pare dan gamas. Kenaikannya beragam, rata-rata kisaran Rp 5 ribu dari harga biasanya. Untuk kacang panjang dan gambas mengalami kenaikan Rp 5 ribu hingga Rp 6 ribu per kilo. Saat ini, kacang panjang mencapai harga Rp 12 ribu per kilo. Sebelumnya, harga kacang panjang hanya mencapai kisaran Rp 6 ribu hingga Rp 7 ribu per kilo.

Begitu juga dengan gamas mengalami kenaikan Rp 5 ribu yang kini sekitar Rp 14 ribu sampai Rp 15 ribu per kilo. Sedangkan, harga gambas sebelumnya hanya Rp 10 ribu per kilo. Sayur pare mengalami kenaikan harga sekitar Rp 2 ribu per kilo, dari harga awalnya Rp 8 ribu menjadi Rp 10 ribu per kilo.

Kenaikan harga tiga sayuran ini, kata dia, dikarenakan cuaca saat ini selalu panas ditambah dengan angin. Biasnaya jika cuaca panas ditambahdengan tiupan angin kencang membuat bunga atau buah kacang panjang, pare dan gambas menjadi jatuh. Ini membuat hasil para petani tanam kacang panjang dan gamas menurun. ”Kalau bunganya sudah jatuh kebawa pastinya tidak jadi kacang panjang dan gambas,” terangnya.

Hanya saja, ada juga sayuran segar lainnya mengalami penurunan harga. Mulai dari sayuran kangkung, bayam, sawi minyak dan sawi manis. Kalau sayuran kangkung mengalami penurunan harga Rp 3 ribu, dari harga awal Rp 8 ribu menjadi Rp 5 ribu per kilo. Begitu juga dengan sayur bayam mengalami penurunan harga Rp 3 ribu, dari harga semulanya hanya Rp 9 ribu menjadi Rp 6 ribu per kilo.

Harga sayuran sawi minyak dan sawi manis turun kisaran Rp 2 ribu hingga Rp 4 ribu, dari harga semulanya kisaran Rp 12 ribu hingga Rp 14 ribu menjadi Rp 10 ribu per kilo. ”Meski demikian ada juga harga sayur yang turun. Ini mungkin tak terpengaruh cuaca,” ungkapnya.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here