Harga Kacang Panjang Turun Rp 2 Ribu

0
1089
MENIMBANG: Salah satu pedagang sayur kacang panjang sedang menimbang. f-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Harga kacang panjang mengalami penurunan Rp 2 ribu per kilo. Dari harga awalnya senilai Rp 10 ribu kini menjadi Rp 8 ribu per kilo. ”Baru dua hari ini, harga kacang panjang turun Rp 2 ribu per kilo,” kata Yudi, salah satu penjual sayur mayur di Pasar Bestari Bintancentre (Bincen) Tanjungpinang kepada Tanjungpinang Pos, Selas (17/10).

Penyebabnya, kata Yudi, hasil panen petani maksimal. Sehingga pasokan kacang panjang berlimbah di pasar. ”Tadi saya dikirim sekitar 50 kilo kacang panjang. Begitu juga dengan pedagang lain ada stok dari petani,” ungkapnya.

Dari stok tersebut, sampai pukul 12.00 masih tersisa sekitar 10 kiloan. Sedangkan harga komoditi sayur mayur lainnya sebaliknya, yaitu mengalami kenaikan harga sekitar Rp 2 ribu per kilo. Mulai dari komoditi sayur bayam, sawi minyak, sawi manis, sawi keriting, sawi hijau, peria, kangkung hingga mentimun.

Saat ini, Yudi menjual sayur bayam, sawi minyak, sawi manis, sawi keriting, dan sawi hijau kisaran Rp 15 ribu hingga Rp 16 ribu per kilo. Sebelumnya, harga lima komoditi sayur tersebut kisaran Rp 13 ribu hingga Rp 14 ribu per kilo.

Harga sayur peria Rp 12 ribu, dari harga awalnya hanya Rp 10 ribu per kilo. Kemudian, harga sayur gambas senilai Rp 12 ribu, dari sebelumnya hanya Rp 8 ribu hingga Rp 9 ribu per kilo. Begitu juga sayur kangsung naik Rp 2 ribu. Dari sebelumnya Rp 7 ribu kini Rp 9 ribu per kilo.

Harga mentimun dari Rp 6 ribu kini menjadi Rp 8 ribu per kilo. Berbeda dengan harga kol lokal, gambas dan terong ungu, yang masih stabil atau tetap. Saat ini, harga kol lokal dan terong ungu mencapai Rp 8 ribu per kilo. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here