Harga Murah, Tersedia Hasil Panen Petani

0
686
LAPAK dadakan yang disiapkan Disperindag Pemprov Kepri di depan Pasar Bintan Centre Batu 9, Tanjungpinang.f-suhardi/tanjungpinang pos

Bantu Masyarakat, Disperindag Provinsi Buka Lapak Dadakan

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemprov Kepri menggandeng Bulog serta Dinas Ketahanan pangan Pertanian dan Kesehatan Hewan Pemprov Kepri menggelar pasar murah dengan lapak dadakan di depan Pasar Bintan Centre Batu 9, Kota Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG – Aneka barang kebutuhan pokok yang biasa diburu masyarakat di bulan puasa ini, hampir seluruhnya tersedia di lapak tersebut. Lapak dadakan tersebut sepanjang Bulan Suci Ramadan ini, selalu berpindah-pindah. Bisa jadi di Bintan bisa juga di wilayah Tanjungpinang.

”Di lapak ini berbagai kebutuhan yang dijual, tak hanya beras Bulog, minyak goreng bahkan daging segar, melainkan juga hasil panen para petani Kepri tersedia di sini,” terang Burhanuddin, Kadis Perindag Pemprov Kepri, kemarin. Ia menceritakan, masing-masing barang kebutuhan pokok yang dipasarkan di lapak ini misalnya cabai merah Rp38 ribu per Kg, cabai hijau Rp22 ribu per Kg, daging segar beku Rp78 ribu per Kg.

Baca Juga :  Triwulan I, Ekspor Kepri Capai Rp34,7 Triliun

Burhanuddin mengatakan, mereka juga menggandeng Bulog untuk memasarkan produk mereka dengan nilai jual Rp47.500 per Kg, kemudian minyak goreng Rp 12.500 per Kg, serta gula pasir Rp 12 ribu per Kg.

”Sejak buka pukul 06.00 pagi, sudah banyak barang kebutuhan penting, seperti daging, cabai dan gula pasir laris diburu masyarakat,” timpal salah satu pedagang yang juga petani di kawasan Bintan, Prayitno.

Salah satu masyarakat, Martinih warga Hangtuah Permai, mengaku senang usai berburu aneka sembako murah di lapak yang dicanangkan Disperindag Kepri tersebut. ”Saya tadi belanja daging beku di dalam pasar, harganya tak segini, masih mahal. Sedangkan di sini standar lah,” ucapnya.

Baca Juga :  Polres Amankan Mikol Satu Kontainer

Martinih menambahkan, ke depan dia berharap pemerintah selalu memberikan wadah dan memberdayakan hasil petani sendiri. Dengan begitu, harganya tidak meroket. Dirinya sangat memaklumi jika di pasar tradisional masih ada para pedagang yang sengaja memasarkan barang dagangan mereka kadang di atas normal. Karena untuk mengembalikan modalnya. ”Kalau setiap tahun ada terus seperti ini, tentunya masyarakat sangat terbantu,” tambah ibu rumah tangga ini.

Sebelumnya, Kadisperindag Pemprov Kepri Burhanuddin menyampaikan, bahwa saat ini pihaknya bersama Disperindag Kota Tanjungpinang tengah gencar menggelar bazar pasar murah di beberapa kelurahan.

Baca Juga :  Polda Amankan 2.000 Karung Pakaian Bekas

”Kemarin saya turut hadir di lokasi jalan Tengku Umar, persisnya di depan SD Bintan. Saya sempat berkomunikasi dengan penerima sembako, bahwa aktivitas pasar murah ini sangat membantu mereka di tengah menjalankan puasa Ramadan,” tambah Burhanuddin.(SUHARDI-MARTUNAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here