Harga Sayur Naik hingga 40 Persen

0
122

BINTAN – Harga sayur di pasar kecamatan naik berkisar 30 persen hingga 40 persen, dari normalnya. Harga sayur naik, akibat musim hujan. Produksi di kalangan petani turun. Permintaan menjadi naik.

Erwanto, seorang ketua kelompok tani di Kecamatan Toapaya mengatakan, sejak musim hujan, produksi sayuran terganggu. Pertumbuhan dan perkembangan tanaman tidak maksimal, karena proses fotosintesis terganggu, karena tidak ada pencahayaan matahari.

”Pemberian pupuk tambahan juga tidak efektif, karena terbawa arus air hujan,” terangnya, Rabu (24/6).

Selain itu, kandungan pada air hujan seperti kadar garam pada tanaman, terlalu tinggi. Petani harus melakukan proses pembilasan dengan menggunakan air kolam, agar tanaman bisa diselamatkan. Selain itu, biaya produksi lebih tinggi. Karena sayuran harus rajin disemprot fungisida, agar terhindar dari serangan jamur.

Baca Juga :  Dalmasri: Bentuk Mental ASN yang Baik

”Intinya produksi sayuran di musim hujan seperti sekarang ini, tidak bisa maksimal. Karena banyak kendala,” ujarnya.

Setia Kurniawan Kasi Pengendalian Barang, Kebutuhan Pokok dan Barang Penting DKUPP Bintan menyebutkan, kenaikan harga sayur di pasar sekitar 30 persen hingga 40 persen dibanding harga normalnya.

”Seperti sawi, kangkung, bayam sama mentimun, itu harganya cukup signifikan saat ini. Biasanya sayur dijual seharga Rp6 ribu per kilogra. Saat ini, harganya naik menjadi Rp8 ribu per kilogram,” sebut Setia Kurniawan.

Baca Juga :  Sumber Air Kecil Harus Diperhatikan

Sedangkan untuk kebutuhan pokok lainnya, Setia Kurniawan mengatakan, relatif stabil. Apalagi, Tim Satgas Pangan Polres Bintan memperketat pengawasan jalur distribusi kebutuhan pokok. Sehingga distribusinya menjadi lancar dan harga dipasaran stabil.

Untuk harga cabai rawit rata-rata dijual Rp28 ribu per kilogram, cabai merah Rp29 ribu per kilogram, bawang merah Jawa Rp37 ribu per kilogram dan bawang merah India Rp14 ribu per kilogram.

Sedangkan harga beras kelas tertinggi masih Rp 15.500 per kilogram, kualitas sedang Rp 12.500 per kilogram, dan kualitas terendah Rp10 ribu per kilogram. Untuk harga gula pasir sesuai HET sebesar Rp 12.500 per kilogram.

Baca Juga :  PT BIS Berlaba Rp271 Juta

Sebelumnya, Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono menyampaikan, tim Satgas Pangan Bintan terus melakukan pemantauan terhadap harga dan ketersediaan pangan di daerah. Pemantauan itu dilakukan untuk antisipasi kenaikan harga yang tidak wajar. Namun sampai saat ini, kenaikan harga bahan pokok di pasaran, masih dalam batas kewajaran. Bahkan bahan pokok yang sebelumnya naik cukup tinggi, kini sudah turun ke harga normal. Jika ada pihak yang memainkan harga, akan ditindak. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here