Harga Sembako Lebih Murah

0
1006

Pemko Batam-Pemprov Sumbar Kerja Sama

Harga sembako di Batam akan lebih murah. Sebab, bahan pangan ke Batam akan dipasok dari Sumatera Barat (Sumbar) dengan harga yang lebih murah.

BATAM – KERJA SAMA pun sudah dilakukan antara Pemko Batam dan Pemprov Sumbar di Batam, Jumat (24/11). Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayetno dan Wali Kota Batam, HM Rudi bersama Staf Ahli Gubernur Kepri, Bidang Kesra dan Pengembangan SDM Syamsuriadi, melakukan penandatanganan MoU.

MoU itu terkait kerja sama bidang pangan, pariwisata dan perdagangan.Secara teknis, MoU itu akan direalisasikan Organisasi Oerangkat Daerah (OPD) Pemko Batam.

Baca Juga :  Penumpang India Meninggal, Awak Pesawat Dikarantina

MoU itu ditandatangani di Gedung Pemko Batam di Batamcenter dengan disaksikan para pimpinan OPD Batam dan Sumbar.

HM Rudi berharap, dengan MoU itu, akan memudahkan Batam mendapat pasokan Sembako dengan harga lebih murah. ”Kita MoU untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Teknisnya akan dijalankan masing-masing OPD,” kata Rudi.

Sementara Gubernur Sumbar, Irwan Prayetno berharap agar MoU itu secara teknis segera direalisasikan. ”Yang ditandatangani tiga sektor. Pangan, pariwisata dan perdagangan. Semoga segera terwujud dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan di lapangan,” harap Irwan.

Baca Juga :  Siswa dan Guru Berprestasi Terima Penghargaan

Ke depan, pihaknya juga berharap kerja sama ditingkatkan di sektor lain. Batam dan Sumbar dinilai bisa saling mengisi. ”Banyak hal bisa dibantu. Seperti contoh, di Sumbar kelebihan pangan. Pertanian semua swasembada. Segala bentuk swasembada kita dapat penghargaan tiap tahun,” katanya.

Di bidang perdagangan pihaknya ingin bisa menstabilkan harga dan Batam mendapat harga lebih murah. Diantaranya seperti bawang yang di Sumbar, sekitar Rp 6 ribu per kilogram. Sementara di Batam bisa mencapai Rp 20 ribu per kilogram.

Baca Juga :  Tujuh Perwira TNI AD Naik Pangkat

”Teknisnya nanti tinggal pilih produk pertaniannya. Nanti dari orang kita komunikasi dengan orang Batam. Bisa B to B. Tinggal putuskan, mana yang mau didatangkan,” harapnya.

Walau swasembada, namun Sumbar diakui kerap mengalami inflasi tinggi. Diperkirakan hal itu terjadi karena ada permainan pedagang. Sehingga dengan kerja sama itu, diharap tidak membuat harga mahal di Padang dan Batam mendapatkan harga lebih murah.(MARTUA)

 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here