Harga Sembako Meroket, Lapor ke Disperindag

0
127
BURHANUDDIN saat mendampingi Gubernur Kepri H Nurdin Basirun meninjau harga komoditi di salah satu pasar di Tanjungpinang, belum lama ini, F-istimewa/humas pemprov kepri

DOMPAK – Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Perdagangan (Disperindag) mengklaim terus berupaya agar bahan kebutuhan pokok masyarakat di seluruh Kepri tersedia serta tidak mengalami kelonjakan jelang Bulan Suci Ramadan hingga hari raya Idul Fitri mendatang.

Kepala Disperindag Pemprov Kepri, Burhanuddin mengatakan, kalau pun nantinya barang kebutuhan pokok masyarakat ini mengalami kenaikan, tetapi diusahakan agar tidak terlalu tinggi, sehingga tidak memberatkan masyarakat.

”Pemda harus terus berusaha dan memantau, agar kebutuhan pokok masyarakat di Kepri  tetap aman. Bila kebutuhan pokok tersedia, maka otomatis harga juga itu tidak akan naik. Kalau naik tidak sesuai harapan, segera laporkan ke kami (Disperindag, red),” katanya di Tanjungpinang, kemarin.

Mantan pejabat Pemprov Riau tersebut menambahkan, untuk saat ini, ketersediaan barang kebutuhan pokok masyarakat secara luas di Kepri seperti, beras, gula pasir, minyak dan barang-barang lainnya secara keseluruhan sudah tidak ada masalah.

Bahkan, keberadaan beras yang tersedia di gudang Bulog tercatat sangat aman. Stok masih cukup untuk tiga hingga empat bulan ke depan. ”Insya Allah, sejauh ini hasil pantauan dan pengawasan Pemprov Kepri, kabupaten dan kota dan juga melibatkan Satgas Pangan serta Bulog untuk kebutuhan masyarakat Kepri dalam kondisi aman,” terangnya.

Pantuan di lapangan juga, tambahnya, harga-harga masih terkendali walaupun sudah mulai ada sedikit kenaikan terhadap sejumlah barang yang dijual di pasar tradisional. Namun, kenaikan harga tersebut tidak mempengaruhi stabilitas harga yang dipatok pemerintah. Harga-harga masih dalam batas kewajaran.

”Saya besama tim dan dinas telah memantau beberapa pasar khusunya di Batam. Dan saat ini kondisi stok kebutuhan aman dan harga masih relatif stabil. Walau memang ada sejumlah komoditi yang naik sedikit,” paparnya.

Biasanya, harga sembako meroket saat hari raya keagamaan. Meski pemerintah berusaha menekan harga dan melakukan peninjauan ke pasar, namun harga sembako tetap sulit dikendalikan.

Salah satu komiditi yang sulit dikendalikan harganya saat menjelang lebaran nanti adalah, daging sapi segar. Inilah yang sering dikeluhkan warga. (ais/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here