Harga Sembako Naik

0
36
Dua pekerja saat menurunkan beras dari mobil ke gudang belum lama ini. F-andri/tanjungpinang pos

Pemerintah Kota (pemko) Tanjungpinang sudah menjamin ketersediaan atau stok sembako aman hingga Idul Fitri mendatang.

TANJUNGPINANG – Meski ketersediaan sembako mencukupi, namun harganya terlihat mulai naik. Kepala Bidang (Kabid) Stabilitas Harga Disperdagin Kota Tanjungpinang, Anik Murtiani mengatakan, saat ini stok beras di Tanjungpinang mencapai 1.732,2 ton.

Stok beras terdiri dari beras 1.020 ton yang masih disimpang di gudang Sub Divre Bulog Cabang Tanjungpinang. Ditambah 712,2 ton beras dengan berbagai merek di simpan di 12 milik distributor. Stok minyak goreng sebanyak 269.130 liter. Stok tepung sebanyak 109 ton, gula pasir 118,1 ton, dan telur sebanyak 2.280.000 butir.

Selain itu, stok daging beku sebanyak ada 16,5 ton. Cabai merah dan rawit, masing-masing memiliki stok sebanyak 6 ton. Bawang putih dan bawang merah, yang masing-masing punya stok sebanyak 24 ton. Stok ini aman hingga Lebaran mendatang. ”Data ini, berdasarkan laporan pihak distributor ke kami (Disperdagin, red). Dan itu belum termasuk pengecer ya,” ucap Anik.

Sambung dia, jumlah stok sembako yang diperoleh pemerintah, saat pemerintah menggelar rapat bersama tim pengendalian inflasi daerah serta stakeholder terkait, pihak distributor menyampaikan ke pemerintah, bahwa stok kebutuhan pokok yang disimpannya di gudang, aman dan terkendali. Apabila stok mulai berkurang, pihak distributor langsung mengorder kebutuhan pokok sesuai daerah yang menjadi langganannya.

”Mereka memesan lagi sembako bila stoknya tinggal sedikit. Bukan sudah habis baru mereka (distributor, red) pesan lagi sembako. Tidak. Makanya, mereka bilang stok sembako aman dan terkendali,” kata Anik Murtiani kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (10/5).

Meskipun stok aman dan terkendali, Anik berpesan kepada para distributor hingga ke pedagang untuk tidak bermain dengan harga. Kalaupun terjadi kenaikan harga, tidak boleh terlalu signifikan. Sehingga masyarakat tidak mengeluh dengan harga kebutuhan pokok tersebut. Karena, meskipun stok aman, tapi harga sembako naik, juga tidak baik dan merugikan masyarakat.

Sambung dia, saat ini saja harga sembako merangkat naik, maka pemerintah minta kepada distributor ada jaminan supaya harga tidak naik signifikan. ”Kalau naiknya masih wajar kita biarkan saja. Tapi, kalau sampai meresahkan masyarakat, kita akan campur tangan,” sebut dia.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) minta agar para distributor sembako tidak menimbun sembako, memicu kelangkaan sembako di Tanjungpinang. ”Hukum pasar, stok banyak harga stabil. Stop menipis harga pasti dinaikan oleh pedagang,” kata Riono.

Ia juga minta agar masyarakat tidak resah soal sembako. Pemerintah terus berusaha agar harga di tidak naik sampai Lebaran. Bila ada distributor sembako menimbun sembako maka distributor tersebut siap-siap menghadapi hukum. Karena Satgas Pangan terus memantau. ”Jangan coba-coba menimbun sembako,” Riono, Sekda Tanjungpinang. (ANDRI-ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here