Hari Ini, HET Elpiji 3 Kg Jadi Rp18 Ribu

0
430
Salah satu karyawan distributor gas ukuran 3 kilogram sedang memeriksa tabung gas, sebelum didistribusikan ke pangkalan.f-andri/tanjungpinang pos
Harga Eceran Tertinggi (HET) gas ukuran 3 kilogram yang baru mulai berlaku hari ini, Rabu (2/1).

TANJUNGPINANG – Sekretaris Forum Komunikasi Pangkalan (FKP) LPG Kota Tanjungpinang, Junaidi Iskandar menyatakan, pangkalan gas elpiji 3 kilo yang tergabung di FKP LPG Kota Tanjungpinang siap menjalankan, melaksanakan hingga menerapkan HET gas elpiji 3 kilogram sebesar Rp18 ribu, sebelumnya Rp15 ribu. Ini sesuai SK Walikota Tanjungpinang Nomor 432 tahun 2018 tentang HET gas elpiji 3 kilo sebesar Rp18 ribu.

”Kita tetap mengikuti HET gas elpiji 3 kilogram sebesar Rp18 ribu,” kata Junaidi Iskandar, kemarin.

FKP LPG Kota Tanjungpinang juga akan ikut bersama-sama dengan pemerintah untuk mengawasi peredaran tabung gas elpiji 3 kilo di lapangan. Mulai pendistribusian tabung gas elpiji 3 kilo dari agen ke pangkalan agar tidak disalah gunakan.

Baca Juga :  PDIP Prediksi Dua Kursi DPRD Kepri

Setelah itu, pihak pangkalan menjual tabung gas elpiji 3 kilo ke masyarakat. Artinya, pendistribusian tabung gas elpiji terhenti sampai di pangkalan saja.

Ia ingin memastikan, bahwa pihak pangkalan menerapkan HET tabung gas elpiiji 3 kilogram sebesar Rp18 ribu. Ia berharap agar jangan ada oknum yang akan mencoba bermain hingga menjual gas elpiji 3 kilo di atas HET sebesar Rp18 ribu.

”Hal seperti ini, yang kita ingin berantas bareng-bareng bersama pemerintah dan kawan-kawan pangkalan lainnya,” sebut dia.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Provinsi Kepri kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (1/1).

Baca Juga :  Dua ASN Bappas Terancam Dipecat

Adeck Helmi mengatakan, ia tidak mau mendengar ada pangkalan berada di Tanjungpinang, menjual gas elpiji 3 kilo diatas HET sebesar Rp18 ribu. Pasalnya, Hiswana Migas Provinsi Kepri tidak akan segan-segan memberikan sanksi kepada pangkalan gas elpiji 3 kilo yang bandel.

”Kita berikan sanksi peringatan. Tapi, tidak menutup kemungkinan izin pangkalan gas elpiji 3 kilo akan dicabut, apabila pihak pangkalan membandel,” tegas dia.

Oleh karena itu, Adeck minta kepada agen mengawasi semua pangkalan yang menjual gas elpiji 3 kilo berada di Tanjungpinang.

Baca Juga :  Atlet Pencak Silat Kepri Terancam ke Pra PON

”Jangan segan-segan berikan sanksi kepada pangkalan yang kedapatan menjual gas elpiji 3 kilo tidak sesuai HET yang ditetapkan Walikota,” sebut dia.

Sedangkan harga untuk Pulau Penyengat, ditambah biaya transportasi Rp2 ribu per tabung. Jadih, harga di HET yang berlaku di Pulau Penyengat Rp20 ribu per tabung. Dan, tidak boleh dijual di atas HET. (ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here