Hari Ini Ongkos Naik Bus Gratis

0
1155
MEMBERSIHKAN: Sopir BRT sedang membersihkan bus yang akan dioperasionalkan hari ini.F-Andri Dwi S/TANJUNGPINANG POS

Melayani Rute Senggarang dan Dompak

TANJUNGPINANG – Hari ini, Rabu (6/11) Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah dijadwalkan akan me-launching beroperasinya lima Bus Rapit Transit (BRT) di Terminal Sungai Carang di Komplek Bintancentre (Bincen) Tanjungpinang.

Khusus hari ini, sebagai ujicoba penumpang yang menggunakan jasa transportasi BRT akan gratis. Bus merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. ”Satu hari ini saja kita berikan gratis kepada masyarakat. Kalau lebih dari satu hari, saya harus minta izin dulu dengan Pak Lis Darmansyah,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang, Bambang Hartanto kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (5/12).

Tentu tidak bisa terlalu lama menggratiskan, alasannya berdampak kepada pendapatan sopir angkutan umum di Tanjungpinang. ”Ini yang saya tidak mau. Kasihan sopir angkot umum kita nanti karena masyarakat pilih yang gratis,” ucap dia.

Baca Juga :  Pekerja Harus Bisa Bersaing di Era MEA

Yang mengoperasikan lima BRT, adalah PT Bestari Indah. PT ini merupakan konsorsium dari sembilan Perusahaan Otobus (PO) di Tanjungpinang. Dari lima hanya empat bus yang beroperasi membawa penumpang. Sedangkan satu bus lagi sebagai cadangan. Apa bila ada kerusakan diantara empat bus, maka satu bus tersebut penggantinya.

Empat bus ini hanya melayani dua rute atau tujuan. Dua bus rute dari Terminal Sungai Carang, Bincen menuju simpang traffic light dekat SPBU menuju ke arah Tugu Tangan. Sesampai ke tugu tangan, bus ini akan berbelok ke kanan sampai ke Tugu Pesawat Batu 11. Kemudian, bus akan berlanjut ke Jalan Hang Lekir berbelok ke U-Turn hingga menuju ke Dompak.

Baca Juga :  Dibangun Pusat Perbelanjaan Modern di Bincen

Dua bus lagi, rute dari Terminal Bincen menuju pusat pemerintahan Pemko Tanjungpinang hingga ke Kelenteng Senggarang. Ada dua jenis tarif yang akan kita berlakukan. Untuk tarif pelajar dan mahasiswa lebih murah yaitu Rp 2 ribu per orang. Sedangkan tarif untuk umum senilai Rp 4 ribu per orang.

Untuk mengawasi bus tersebut, pihaknya sudah menugaskan tujuh orang pegawai Dishub yang selalu pantau pergerakan bus tersebut. Serta memberikan karcis dan memungut penerimaan setiap hari. Pendapatan dari transportasi bus langsung disetor ke kas daerah.

Baca Juga :  Harga Ayam Naik, Omzet Pedagang Turun

Ia menegaskan, ada atau tak ada penumpang, bus tetap jalan sesuai rute yang ada. Maka dari itu, ia mengimbau, kepada supir bus untuk tetap menjalankan tugas sesuai dengan kesepakatan yang ditandatangani di MoU. Kemudian, patuhi rambu lalu lintas, jaga keselamatan, keamanan serta kenyamanan penumpang saat berada di dalam bus. ”Sopir jangan ugal-ugalan,” tambahnya.(ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here