Hari Ini, Pemkab Resmikan Kampung KB di Penaga

0
648
KAMPUNG KB: Bupati Bintan H Apri Sujadi dan Kepala P3AP2KB Bintan Kartini meninjau tempat bermain anak di Kampung KB Desa Kukup, Tambelan, belum lama ini. f-dokumen/tanjungpinang pos

BINTAN – Pemkab Bintan kembali meresmikan Kampung KB, di Kabupaten Bintan, Kamis (28/9) ini. Direncanakan, peresmian kampung KB itu dilakukan di Kampung Tanah Merah, Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Bintan drh Kartini menyampaikan, kampung KB yang diresmikan itu, berada di Dusun Tanah Merah, Desa Penaga. Menurutnya, target Pemkab Bintan, seluruh kecamatan di Kabupaten Bintan memiliki kampung KB, yang direalisasikan tahun 2017 ini.

”Tahun 2016 lalu, sudah ada 1 kampung KB, Tahun 2017 kita targetkan setiap kecamatan minimal punya satu kampung KB. Sehingga, target 11 kampung KB bisa terwujud,” ujar Kartini, Rabu (27/9) kemarin.

Baca Juga :  Bintan Masih Aman dari Cacar Monyet

Selain meresmikan Kampung KB, Kartini mengungkapkan, pihaknya melaksanakan kegiatan pelayanan KB gratis, untuk semua metode kontrasepsi, serta pelayanan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). ”Pelayaan KB gratis ini gagasan Ketua TP PKK Bintan Hj Deby Apri Sujadi. Pemeriksaan IVA bagi masyarakat ini tujuannya mendeteksi dini kanker serviks,” katanya.

Bupati Bintan H Apri Sujadi, tujuan pembentukan kampung KB, bukan saja untuk menyukseskan program Keluarga Berencana. Tapi, program jangka panjangnya, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Dalam program kampung KB ini disusun perencanaan pembangunan desa, untuk semua bidang. Seperti bidang kesehatan, pendidikan serta sosial kemasyarakatan. Kemudian, di kampung KB dilakukan optimalisasi semua perangkat, dan institusi.

Baca Juga :  Perekrutan Pegawai Non PNS Bandara Tambelan

”Seperti pesan Kepala BKKBN Pusat di Jakarta, beberapa waktu lalu. Pembentukan kampung KB tidak hanya untuk menyukseskan program KB, cukup memiliki 2 anak maupun pemakaian kontrasepsi. Lebih dari itu, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” tegas H Apri Sujadi. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here