Hari Ini, SWRO Mulai Beroperasi

0
913
SWRO MANGKRAK: Wakil Ketua DPRD Tanjungpinang Ade Angga dan rekannya, saat meninjau SWRO Batu Hitam belum lama ini. Foto bawah, pekerja memasang pipa utama SWRO nantinya akan disalurkan ke pipa pelanggan.F-D0K TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Anggota Komisi II, bidang Perkonomian dan Keuangan DPRD Kepri, Rudy Chua, memastikan pengelolaan air laut menjadi air minum atau yang dikenal Sea Water Reserve Osmosis (SWRO) di Batu Hitam, Tanjungpinang sudah bisa dioperasikan mulai per 1 Agustus. ”Pengelolaannya, sudah pasti oleh pemko Tanjungpinang. Kalau dilihat jadwalnya, hari ini sudah dilakukan kesepakatan baru antara pimpinan Satker air dengan pak Lis,” ujar Rudy Chua kepada Tanjungpinang Pos, Senin (31/7) kemarin di aula DPRD Kepri, Pulau Dompak.

Jadi terhitung per 1 Agustus, pengelolaannya sudah mulai dioperasionalkan Pemko Tanjungpinang. Hanya saja, sebelum sepenuhnya dikelola Pemko melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang ditunjuk, terlebih dulu pihak Satker kembali akan melakukan proses perbaikan perangkat yang sudah lama tersedia. Perbaikan yang dimaksud, Rudy, misalnya pipa, meteran yang sudah dipasang di setiap rumah warga. ”Banyak sekali kebocoran, pipa, meteran yang hilang, ada yang pecah malah ada sambungan pipa yang hilang,” terang Rudy.

Baca Juga :  Wings Air Buka Tiga Rute Baru

Nah, hal ini yang menjadi tugas berat pihak Satker Air Pengembangan Pengelolan Air Minum di Kepri yang diberi tanggungjawab atas masalah ini. Walaupun sebenarnya pihak kontraktor menyanggupi untuk dilalukan perbaikan, namun tidak sepenuhnya akan perbaiki mengingat, masa serah terima dan masa pemeliharaan sudah lama berakhir. ”Mereka katanya mau bertanggungjawab, tapi sebatas kemampuan mereka,” tambahnya. ”Karena sudah tidak ada anggaran, dari pemerintah memang ada anggaran, untuk optimalisasi, hanya sekitar Rp 100 juta, dan itu tidak akan cukup,” timpal Rudy.

Baca Juga :  Taman Budaya Diperbaiki

Sehingga untuk tahap awal, yang akan di operasikan nanti dari Jalan Merdeka sampai Pelantar III, kemudian baru menyusul daerah lain secara bertahap. ”Uji coba tahap awal sepanjang Agustus ini,” bebernya. Kemudian lainnya, khusus masyarakat yang sudah mendaftar tidak akan dikenai biaya sepanjang masa uji coba ini berjalan. “Rencananya dalam waktu dekat ini Pemko akan menunjuk UPTD-nya,” ucap Rudy.

Lebih lanjut, Rudy menceritakan ada beberapa tenaga di lingkungan Pemko Tanjungpinang yang sudah dikirim ke Satker Air Pengembangan Pengelolan Air Minum di Kepri di Kementerian PUPR. Hanya saja, tim yang dikirim tersebut, belum ke jaringan distribusi, melainkan teknis. ”Ada beberapa tenaga outsourcing, cuma terkendala karena UPTD nya belum dilantik, sehingga saat ini masih teknis saja, belum resmi, sambil nunggu serah terimanya ke Pemko,” tutup Rudy. (SUHARDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here