Hari Peduli Sampah Nasional 2018

0
588
RAFI HIDAYAT

Oleh : Rafi Hidayat
Anggota Mahapala UMRAH Tanjungpinang

Sampah menjadi salah satu permasalahan yang sulit diatasi dalam lingkungan masyarakat. Pada tahun 2013 tercatat jumlah sampah di Kota Tanjungpinang sebanyak 54.310 ton dan jumlah ini meningkat pada tahun 2016 menjadi 61.326 ton.

Limbah yang kita temui tak jarang menimbulkan pencemaran bagi lingkungan di masyarakat itu sendiri. Mengenai persoalan sampah, setiap harinya sampah semakin bertambah seperti tidak adanya langkah untuk menguranginya.

Hal ini menjadi persoalan yang sangat buruk bagi lingkungan dengan adanya pencemaran, terutama di wilayah pesisir yang ditumpuki oleh sampah, efek yang ditimbulkan laut menjadi kotor dan ekosistem sangat terganggu dengan akibat kesalahan dari manusia itu sendiri.

Lingkungan yang seharusnya terjaga dengan baik tidak seharusnya keadaannya menjadi rusak dengan perkembangan zaman. Adapun undang undang yang telah mengatur pada Perda Kota Tanjungpinang Nomor 3 tahun 2015 tentang pengelolaan persampahan pasal 47 setiap orang dilarang membuang, menumpuk, menyimpan sampah atau bangkai binatang di jalan, jalur hijau, taman, sungai, saluran, fasilitas umum dan tempat lainnya yang sejenis.

Namun kenapa hal ini masih bisa terjadi? Kembali lagi ke ulah manusia yang tidak bertanggungjawab atas persoalan ini. Apabila ini terjadi terus menerus dan diabaikan oleh masyarakat yang tidak peduli akan kerusakan yang terjadi menjadi dampak negatif bagi mahkluk hidup yang ada di laut.

Dengan diperingatinya hari peduli sampah nasional 2018, mari kita bersama-sama untuk lebih peduli kepada alam dan lingkungan agar ke depannya bisa dirasakan oleh generasi yang akan datang, dengan membuang sampah setiap hari pada tempat yang telah disediakan akan membuat kita lebih sadar akan lingkungan.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here