Hari Pertama, 304 ASN Mangkir

0
645
APEL PAGI: Para ASN saat menghadiri apel pagi bersama setelah cuti bersama. f-INDRA GUNAWAN/TANJUNGPINANG POS

ANAMBAS – BANYAKNYA Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mangkir pada hari pertama kerja, Bupati Anambas Abdul Haris merasa kesal karena ASN telah diberikan instruksi harus masuk pada Senin (3/7). Kesal karena banyak yang mangkir, ia meminta kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kepulauan Anambas untuk merekap absensi kehadiran seluruh ASN.

Pada apel pagi, terlihat beberapa kepala OPD yang tampak hadir yakni kepala Dinas Kesehatan Herianto, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Usman, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya manusia (BKPSDM) Linda Maryati, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Agus Basyir, kepala Dinas Perikanan Pertanian dan Pangan Chatarina Drew, Kepala Inspektorat Kabupaten Kepulauan Anambas Ody Karyadi.
Lain dari pada itu, belum diketahui apakah kepala OPD tersebut belum hadir atau memang tidak mengikuti apel.

Baca Juga :  Bupati Mengisi Liburan dengan Goro

”Hasil rekapitulasi sementara dari BKPSDM, menunjukkan jika saat ini belum semua pegawai masuk kerja,” ujar Abdul Haris, kemarin. Namun, dari 972 total pegawai yang ada di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di sektar kota Tarempa, baru sekitar 68,8 persen atau sekitar 668 pegawai. Sementara, sisanya sekitar 31,2 persen atau sekitar 304 belum masuk kerja dengan berbagai alasan. Dari jumlah sisa tersebut, ada ASN yang cuti atau izin sakit bahkan ada yang tidak hadir tanpa keterangan.

Baca Juga :  Penyebar Hoax Minta Maaf di Polsek Siantan

”Ini baru OPD yang ada di sekitar kota Tarempa saja. Sementara, yang berada di luar Tarempa belum dilakukan rekap,” ungkap Linda Maryati, Kepala BKPSDM Pemkab Anambas. Linda mengatakan, rekap akan dilaksanakan selama tiga hari ke depan untuk OPD yang ada di luar Tarempa. Seperti di kecamatan-kecamatan, sekolah-sekolah dan sejumlah puskesmas yang ada di luar Kota Tarempa.

Mengenai hukuman bagi pegawai yang tidak masuk kerja tanpa keterangan, menurutnya belum bisa dikatakan saat ini namun laporan yang ada akan disampaikan kepada kepala daerah terlebih dahulu. ”Selanjutnya, mengenai hukuman kepala daerah yang menentukan nantinya,” sebutnya.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here