Hari Pertama Operasi Zebra, 109 Kendaraan Ditilang

0
88
Aparat Kepolisian saat melakukan razia hari pertama, Operasi Zebra, Kamis (24/10) di Batam. F-ISTIMEWA
Jajaran Polda Kepri memulai operasi Zebra Seligi 2019 yang berlangsung selama 14 hari. 109 kendaraan ditilang pada hari pertama.

BATAM – Pelaksanaan Operasi Zebra Seligi 2019 Polda Kepri dan jajaran telah melakukan 109 tilang yang dikeluarkan bagi para pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas. Jumlah itu naik dibanding tahun 2018 lalu.

Kabid Humas Polda Kepri, Erlangga, Kamis (24/10) mengungkapkan, untuk hari pertama, penindakkan pelanggaran sebanyak 171 kali. Namun tilang yang dilakukan 109. ”Mengalami kenaikan dibandingkan dengan penindakkan pada hari pertama tahun sebelumnya yaitu sebanyak 110,” bebernya.

Sementara untuk tilang, dijelaskan naik 100 persen, dibanding tahun sebelumnya. ”Untuk jumlah tilang sendiri mengalami kenaikan yang signifikan yaitu 100 persen. Dimana pada tahun sebelumnya sebanyak 54 tilang dan pada pelaksanaan Operasi Zebra Seligi tahun 2019,” sambung Erlangga.

Untuk Operasi Zebra, dimulai 23 Oktober 2019 sampai dengan 5 November 2019. Khusus hari pertama operasi, diakui tidak hanya melakukan penindakan pelanggaran dan tilang. Polda Kepri dan jajaran juga memberikan teguran kepada para pelanggar lalu lintas sebanyak 62 teguran.

”Hal ini mengalami kenaikan sebesar 11 persen bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu sebanyak 56 teguran,” terang dia.

Disampaikan, delapan Prioritas sasaran utama pada Operasi Zebra Seligi 2019, di antaranya pelanggaran yang tidak menggunakan helm SNI. Kemudian, pelanggaran melawan arus, penggunaan handphone saat berkendara dan berkendara di bawah pengaruh alkohol.

”Kemudian, berkendara melebihi batas kecepatan, pengendara di bawah umur, pelanggaran surat kendaraan, dan mengendarai kendaraan tidak menggunakan sabuk keselamatan,” harapnya.

Dilaporkan juga, pada hari pertama pelaksanaan operasi terjadi kecelakaan tunggal lalu lintas di Kota Tanjungpinang.

Dalam kejadian tersebut korban mengalami Luka ringan. Kejadian berawal dari korban mengendarai sepeda motornya dari arah KM 6 menuju kearah Makam Pahlawan.

”Pada saat itu pengendara mengerem dan terjadi selip sehingga terjatuh di aspal. Dalam kejadian tersebut kerugian material yang dialami pengendara sebesar Rp500 ribu dan tidak terjadi luka serius dalam pristiwa tersebut,” imbuh dia mengakhiri. (MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here