Haris Lobi Jalan Nasional Diaspal

0
63
Abdul Haris

Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) Abdul Haris SH baru-baru ini, mengunjungi Balai Kementerian Perkerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) di Jambi. Langkah tersebut dilakukan untuk bersilaturahmi dan melobi agar Jalan Nasional yang masih berupa tanah dapat diaspal.

ANAMBAS – ”Balai Kementerian PUPR di Jambi ini membawahi sejumlah provinsi, dulunya merupakan Kanwil,” ujar Haris ketika dihubungi, Kamis (30/8).

Ia juga menerangkan, Balai PUPR di Jambi khusus untuk infrastruktur. ”Di sana kita ceritakan Jalan Nasional yang ada di Anambas masih tanah belum diaspal,” terang Haris.

Lalu, lanjut Haris, Jalan Nasional yang masih tanah itu antara lain dari Matak ke Teluk Sunting, Air Nangak dan Air Senah kemudian Peninting. ”Panjangnya sekitar 18 kilometer, ini membutuhkan dana yang besar untuk membangunnya. Di sana kita minta ini untuk diperhatikan,” tegasnya.

Patut disyukuri, pihak Balai PUPR berjanji akan melaksanakan pembangunan pada tahun 2019 mendatang. ”Alhamdulillah, mereka berjanji akan membangun jalan tersebut pada tahun 2019, dan mudah-mudahan saja dapat terealisasi,” terangnya.

Selan mengunjungi Balai PUPR di Jambi, masih kata Haris, pihaknya juga mengunjungi BWS Batam yang membidangi sumber daya air. ”Hal ini dilakukan karena Anambas butuh air bersih, dan ini merupakan salah satu perhatian kita,” imbuhnya.

Selain itu, Pemkab Anambas juga masih berupaya membangun jembatan Selayang Pandang (SP) II pada tahun 2019 mendatang. Menyusul kondisi jalan itu, kini mulai rusak berat dan semakin memprihatinkan. Bahkan saat ini, jalan tersebut mesti di alas dengan menggunakan kayu sebagai penopang untuk dapat dilintasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penelitian Pengembangan dan Perencanaan Daerah (Balitbangpeda) Adies Saputra SIP MSi mengatakan, direncanakan pembangunannya dengan sistem sharing dana bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Menurut dia, pada Sabtu 11 Agustus kemarin pihaknya sudah menyampaikan proposal pembangunan jembatan SP II dengan usulan 30 persen Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten 70 persen APBD Provinsi atau sesuai perhitungan lainnya berdasarkan kesepakatan bersama.

”Usulan pembangunan jembatan SP II sebetulnya sudah lama, tapi pak Bupati inginnya dibangun keseluruhan oleh Pemprov Kepri, tapi pihak Pemprov tidak menyanggupinya, karena kita juga menyadari keterbatasan aggaran kabupaten maupun provinsi. Sekarang kami coba usulkan sharing dana,” ujar Adies, beberapa waktu lalu.

Sedangkan untuk anggarannya, lanjut Adies, berdasarkan DED yang dibuat Dinas PU Anambas pembangunan jembatan SP II membutuhkan anggaran mencapai Rp129 miliar.

”Anggarannya cukup besar, mencapai Rp129 miliar. Tidak mungkinkan kita selesaikan sendiri. Makanya kita butuh bantuan dari Pemprov,” terangnya.

Masih kata dia, jembatan tersebut ditargetkan selesai tahun 2021 dengan penganggarannya 3 (tiga) tahun. (INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here