Haru, Warga Pulau Dapat Hewan Kurban dari Baznas

0
250
Haru, warga Pulau Pinang menerima bantuan hewan kurban dari program BAZNAS Kepri.

TAMBELAN – Rasa haru menyelemuti warga di Desa Pulau Pinang, Kecamatan Tambelan, Bintan. Untuk pertama kali mendapat bantuan hewan kurban.

Ucapan terima kasih disampaikan warga yang terdiri 73 KK atau 156 jiwa kepada BAZNAS Kepri beserta KUA Kecamatan Tambelan. Mereka bisa merayakan semarak Idul Adha 1440 Hijriah Tahun 2019 ini.

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tambelan, Mulyadi menyampaikan hal tersebut kepada kepada BAZNAS Kepri, sewaktu berkunjung ke Kantor BAZNAS Kepri di Komplek Masjid Raya Nur Ilahi, Dompak, Tanjungpinang beberapa waktu lalu.

Dari pertemuan itu, menyampaikan kerinduan umat Islam di Pulau Pinang, Tambelan ingin merayakan Idul Adha dengan prosesi pemotongan hewan kurban.

Berdasarkan penuturannya, hanya ada satu masjid di Desa Pulau Pinang, dan sudah beberapa tahun tidak ada pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di sana.

“Sudah lama umat Muslim di Desa Pulau Pinang tidak merasakan semarak penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha,” ucap Mulyadi.

Pihak BAZNAS Kepri menanggapi kerinduan itu dengan menyalurkan hewan kurban untuk masyarakat Muslim Desa Pulau Pinang. Bersama KUA Kecamatan Tambelan, menyalurkan satu ekor sapi dan satu ekor kambing.

Bantuan ini diberikan melalui program Berbagi Kurban ke Pelosok Kepulauan Riau Bersama Kemitraan BAZNAS Kepulauan Riau. Bahkan membawa hewan kurban itu pun perlu perjuangan. Sebab, harus berdamai dengan kondisi cuaca.

Bahkan daging kurban tidak hanya untuk masyarakat desa Pulau Pinang, tapi juga dibagikan kepada masyarakat Pulau Mentebung. Bersama tim yang terdiri Penyuluh Agama Non PNS Tambelan, Mulyadi memimpin penyalurannya.

Kades Pulau Pinang, Siti Atikah dengan wajah haru menuturkan, melalui program ini, warganya bisa menikmati Lebaran Idul Adha dengan prosesi penyembelihan hewan kurban. Dibagikan kepada 73 KK yang terdata.

“Ini yang pertama kali bagi masyarakat Pulau Pinang. Terima kasih juga kepada panitia. Semoga menjadi berkah bagi kita semua,” ucapnya.

Suasana haru itu tidak hanya dirasakan warga Desa Pulau Pinang tapi juga ikut dirasakan Kepala KUA Kecamatan Tambelan dan panitia.

Ia menuturkan, penduduk Tambelan sekitar 5.444 jiwa atau 1.586 KK, yang tersebar pada tujuh desa dan satu kelurahan. Yaitu Desa Batu Lepuk, Kelurahan Teluk Sekuni, Kampung Kukup, Kampung Hilir, Kampung Melayu, Pulau Pinang, Pulau Mentebung dan Pulau Pengikik.

Menurutnya, mata pencaharian masyarakat Tambelan didominasi nelayan, budi daya perikanan, dan juga pertanian. Dengan komposisi etnis penduduk berasal dari Melayu, Tionghoa, Jawa, Bugis, Buton, Flores, dan Batak. Mayoritas penduduk berasal dari etnis Melayu, sehingga budaya yang ada lebih banyak diwarnai oleh nilai-nilai agama Islam.

Ada dua desa yang paling jauh jaraknya dari pusat Tambelan, yaitu desa Pulau Pinang dan Pulau Mentebung. Di sini juga yang paling banyak kendalanya, yakni di bidang kesehatan, pendidikan dan minimnya transportasi.

Dituturkannya, bidang pendidikan, masih banyak yang belum bisa calistung (baca tulis dan berhitung) dengan baik.

Warga Pulau Pinang, Rio dan Maria mengakui bahwa pembagian hewan kurban pada momen Idul Adha baru pertama kali disarakan.

“Kami sangat terharu masih ada kepedulian saudara-saudara kami dari luar daerah. Akhirnya kami bisa juga merasakan hewan kurban Lebaran ini,” tuturnya.

Dituturkannya, semoga kurban ini menghadirkan kebahagiaan untuk warga Tambelan umumnya dan warga Pulau Pinang khususnya diterima oleh Allah SWT, diberi balasan oleh Allah berupa keberkahan yang melimpah dan menjadi salah satu amal terbaik dalam hidup. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here