Harus Pintar Lihat Peluang

0
593
KETUA Stisipol Raja Haji Endri Sanopaka S Sos MPM ketika memindahkan tali toga salah satu wisudawati, Sabtu (26/1) di Hotel BBR Tanjungpinang. F-istimewa/ancha

167 Mahasiswa Stisipol Tanjungpinang Diwisuda

Sebanyak 167 mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjungpinang resmi menyandang gelar sarjana. Inilah saatnya mereka harus pintar melihat peluang untuk masa depan.

TANJUNGPINANG – SIDANG Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-XVII Stisipol Raja Haji Tanjungpinang berlangsung lancar yang digelar di Ballroom Bintan Beach Resort (BBR) Hotel Jalan Pantai Impian Tanjungpinang, Sabtu (16/12) kemarin.

Sidang Senat tersebut, langsung dipimpin oleh Ketua Stisipol Raja Haji Endri Sanopaka S Sos MPM bersama anggota senat lainnya.

Pada sidang itu, sebanyak 167 mahasiswa-mahasiswi Stisipol Raja Haji resmi menyandang gelar sarjana Strata-1 (S1). Jumlah itu, terdiri dari Prodi Administrasi Publik berjumlah 54 orang mahasiswa-mahasiswi.

Untuk Prodi Ilmu Pemerintahan, berjumlah 62 orang serta Prodi Sosiologi 52 orang.

Ketua Stisipol Raja Haji Endri Sanopaka berharap kepada wisudawan dan wisudawati, tetap semangat dalam mengembangkan potensi diri dengan berbekal ilmu pengetahuan yang telah didapat di bangku kuliah.

Namun, hal yang utama menjaga nama baik almamater Kampus Stisipol Raja Haji Tanjungpinang.

”Selamat kepada wisudawan/ti yang telah diwisuda, dan diharapkan meningkatkan kontribusi ilmu pengetahuan dan teknologi yang bisa diterapkan di masyarakat. Terlebih, para wisudawan/ti harus mampu berpikir cerdas serta menciptakan peluang kerja tanpa harus mencari kerja. Namun hal yang penting, jaga nama baik almamater kamus Stisipol Raja Haji di tengah masyarakat,” terang Endri, Sabtu (26/1).

Selain itu, seluruh wisudawan/ti juga diberi semangat lewat orasi dari CEO Kahfi Public Speaking School yakni Dr. Tubagus Wahyudi, ST., M.Si., M. CHt., CHi.

Pada kesempatan itu, Tubagus membakar semangat para wisudawan/ti dalam merancang masa depan yang cemerlang.

Ia juga menekankan, tidak hanya sekedar lulus dalam memenuhi tuntutan kampus yakni dalam hal membuat skripsi.

Namun, wisudawan/ti harus mampu berpikir cerdas dan terus mengembangkan bekal ilmu yang didapat selama di bangku kuliah.

Tentunya, mahasiswa itu dilatih pemikirannya selama di perkuliahan. Selain itu, mereka juga menjalani berbagai praktik serta teori untuk menunjang ilmu yang dipelajari.

Seperti halnya skripsi yang dibuat sebelum lulus. Tentunya, di dalam skripsi tertuang berbagai persoalan dan sebagai mahasiswa dituntut menyelesaikan persoalan di dalamnya.

”Di dalam skripsi ada yang namanya permasalahan, dan masalah itulah yang menjadi pembelajaran kita. Bagaimana kita menyelesaikan masalah itu, dan tanpa ada masalah kita tidak akan berkembang,” terang Tubagus.

Ia menambahkan, tantangan mahasiswa-mahasiswi ke depannya akan semakin berat.

Sehingga, kampus dan mahasiswa harus terus mengembangkan ilmu pengetahuan sesuai perkembangan jaman.

Kabag Kelembagaan dan Sistem Informasi, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah X Jamurin, SH., MH, juga berkesempatan memberikan wejangan kepada wisudawan/ti.

”Selamat kepada yang diwisuda kali ini, Wisuda Sarjana Stisipol Raja Haji ke-XVIII. Kita harapkan, lulusan Stisipol Raja Haji Tanjungpinang siap bersaing didunia kerja maupun nantinya mampu menjadi seorang entrepreneur,” katanya.

”Dengan begitu, setiap lulusan sarjana harus mampu membaca peluang. Terutama, berpikir cerdas dalam membangun potensi diri dan mengembangkan ilmu yang didapat selama di kampus,” sebut Jamurin.

Adapun wisudawan terbaik (Cumlaude) institusi Stisipol Raja Haji diraih oleh Aswandi, dengan Indek Prestasi Kuumulatif (IPK) 3,75 dari Prodi Sosiologi.

Ia mengambil judul skripsi Kehidupan Sosial Mantan Narapidana (Studi Adaptasi Sosial dalam Kehidupan Bermasyarakat Para Mantan Narapidana di Bawah Binaan Lapas Kelas II Tanjungpinang).

Bergerak dan Berubah untuk Kemajuan
Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengatakan, perkembangan zaman yang terus bergerak dengan cepat tidak akan mengunggu kesiapan sebuah bangsa untuk berubah menjadi lebih baik.

Menjadi tugas para penerus bangsalah yakni generasi muda untuk segera bergerak mengeluarkan setiap kemampuan dan potensi yang dimiliki untuk menciptakan keberhasilan pembangunan itu.

”Tidak ada lagi waktu untuk bersantai, segera bergerak untuk kemajuan. Membangun bangsa menuju perubahan yang lebih baik dengan mengerahkan setiap kemampuan yang ada,” ujar Nurdin saat mengadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana XVIII Stisipol Raja Haji Tanjungpinang Tahun Akademik 2018/2019 di Hotel BBR, Jalan Pantai Impian, Tanjungpinang, Sabtu (26/1).

Menurut Nurdin, untuk perubahan suatu daerah diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas. Meskipun didukung oleh berbagai fasilitas dan hal yang dibutuhkan lainnya, namun jika sumber daya manusianya tidak memiliki karakter yang baik maka pembangunan akan terasa sia-sia.

Nampak para orangtua siswa hadir saat itu, demikian jika adik-adik kelas mereka yang ingin segera diwisuda. (ADLY ‘BARA’ HANANI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here