Harusnya Aplikasi Taksi Online Diblokir

0
1297
RATUSAN sopir taksi saat demo di Batam belum lama ini. Hingga kini, persoalan taksi online di Batam belum selesai. F-martua/tanjungpinang pos

Sampai Izin Lengkap dan Perhitungan Kuota Rampung

DOMPAK – Kepala Dinas Perhubungan Pemprov Kepri Jamhur Ismail mengatakan, angkutan sewa khusus atau taksi berbasis teknologi informasi (taksi online) akan terus beraktivitas jika Kominfo tidak memblokir aplikasi yang saat ini beroperasi di Batam.

Menurutnya, apa yang dilakukan saat ini, pihak aplikator melanggar pasal 65 Permenhub No. 108. ”Solusinya blokir aplikasinya dan badan usaha/koperasi harus mengurus izin operasi. Kalau diblokir aplikasinya maka tidak ada taksi online yang melaju di jalan,” terang Jamhur Ismail kepada wartawan di Tanjungpinang, Minggu (21/1) kemarin.

Begitu pun dengan pihak aplikator Grab, Gocar, Gojek yang saat ini beroperasi di wilayah Kota Batam untuk bisa menahan diri dulu, sampai mendapat persetujuan izin yang jelas. Karena apa yang mereka lakukan saat ini melanggar aturan pasal 65 Permenhub No 108. ”Jika sudah sesuai aturan dan ada izin maka bisa operasi seluas luasnya,” tegas Jamhur.

Yang bisa menindak atau menutup aplikasi tersebut, Jamhur menyampaikan, hanya Kominfo. Menurutnya, Dishub Kepri akan membantu proses perizinan dan mempercepat penghitungan kuota. (ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here