Hibah Aset BP ke Pemko Disetujui Menkeu

0
392
Gedung Astaka berdiri di Lapangan Engku Putri Batam Centre. Alun alun ini diserahkan ke Pemko Batam.f-istimewa
Hibah aset tahap dua akan dilakukan dari Badan Pengusahaan (BP) Batam, kepada pemerintah Kota Batam. Serah terima aset yang diajukan Pemko Batam dari BP Batam sebagai pengelola, sudah disetujui Menteri Keuangan. Serah terima aset akan dilakukan untuk beberapa aset yang disetujui. Nilai aset itu sekitar Rp1,41 triliun.

BATAM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, (2/9) mengungkapkan, surat keputusan Menteri Keuangan tertanggal 8 Juli 2019, perihal persetujuan hibah barang milik negara. Sehingga akan diserahkan aset dari BP Batam ke Pemko Batam, paling lambat Oktober 2019.

”Ada sembilan item yang kita minta dan disetujui. Nilainya sekitar Rp1,41 triliun,” kata Jefridin.

Disebutkan, aset-aset yang akan diserahkan tahap II, ada TPA Telaga Punggur, TPU Sei Temiang, Lapangan Alun-Alun Engku Putri. Kemudian stadion Seiharapan berupa tanah dan tribun. Ada juga bumi Perkemahan Kabil, pasar Induk Jodoh, Bangunan Puskesmas Tanjung Sengkuang serta serta 15 unit rumah dinas di Sekupang, belum termasuk lahan.

Baca Juga :  Gas Bumi Masih Menjadi Energi Paling Efisien

”Sekarang ini sedang dalam proses pembuatan berita acaranya,” katanya.

Disebutkan, setelah tahap II ini, pihaknya juga menunggu pengalihan aset ke Pemko dari Menteri Keuangan, untuk tahap selanjutnya. ”Setelah tahap dua ini, akan diserahterimaka tahap tiga, empat, lima, enam lagi dan yang lain,” bebernya.

Untuk tahap tiga, diantaranya ada ruas jalan sebanyak 669 ruas jalan di Batam. Selain itu, ada tahap empat yang diajukan Pemko Batam. Di antaranya, aman Kolam Batam Center, Taman Kolam Sekupang, pelantar pelabuhan antara pulau di Sekupang, kawasan wisata Dendang Melayu jembatan I Barelang, area lingkungan Masjid Agung Batam.

Kemudian Pelantar Pelabuhan Sagulung, Kantor Dinas Perhubungan, stadion Lapangan Bola Bisa, TPU Tanjungpiayu dan Sambau Nongsa.

Baca Juga :  PGN dan Krakatau Steel MoU Kembangkan Energi

”Permintaan tambahan lahan TPU Seitemiang, lahan Pasar Hangtuah Batubesar, lahan Pasar Seroja Sagulung, Pasar Tiban Kampung dan Pasar Seiharapan,” imbuh Jefridin.

Di tempat berbeda, Direktur Humas dan Promosi BP Batam Dendi G membenarkan peralihan aset itu. Diakui, pihaknya sudah sudah ada surat dari pemerintah pusat melalui Menkeu tertanggal 8 Juli. Isinya permintaan hibah sudah disetujui pusat.

”Sekarang, kita koordinasi ke Pemko, untuk menyusun berita acara hibah dan perjanjian hibah tahap dua. Semoga cepat selesai. Oktober paling lambat. Aturannya tiga bulan sejak disetujui Juli. Jadi Oktober lah,” ujar Dendi.

Sebelumnya, tim pemerintah pusat sudah meninjau aset yang akan diserahkan untuk tahap dua. Darnadi dari Ditektorat PKNSI DJKN Kemenkeu mengatakan tahap II, TPA yang akan diserahkan 46 hektar, 15 rumah dinas, stadion Sei Harapan, Pemakaman Sei Temiang.

Baca Juga :  TNI Penghijauan di Galang

”Tahap dua totalnya 27 unit aset. Nilai aset Rp1,4 triliun,” jelasnya.

Sementara untuk Alun- alun Engku Putri yang letaknya di belakang kantor Wali Kota Batam dan biasa digunakan untuk acara besar, diakui akan masuk serah terima tahap dua. Alun-alun tidak masuk tahap pertama bersama kantor Wali Kota, karena masih dalam proses.

”Itu masuk di tahap dua untuk alun-alun. Itu masih di Menkeu. Yang tahap I sudah di Presiden,” bebernya lagi.

Sementara aset yang diminta Pemko, diakui akan dimasukkan untuk tahap ketiga. Disebutkan, untuk tahap ketiga, hanya penyerahan satu unit lahan di Telaga Punggur.

”Tahap dua hanya tanah di Telaga Punggur,” imbuhnya mengakhiri.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here