Hidupkan Budaya Daerah dan Pererat Kekeluargaan

0
267
ISTRI Gubernur Kepri Hj. Noor Lizah Nurdin Basirun menghadiri prosesi adat Mattemmu Taung Kedatuan Luwu di Istana Kedatuan Luwu, Sulawesi Selatan, Kamis (18/1). F-istimewa/humas pemprov kepri

DOMPAK – Istri Gubernur Kepulauan Riau Hj. Noor Lizah Nurdin Basirun melakukan kunjungan kerjanya ke Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri prosesi adat Mattemmu Taung Kedatuan Luwu di Istana Kedatuan Luwu, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Kamis (18/1).

Prosesi yang dimulai dengan Kirab Budaya Keraton Tana Luwu yang diikuti sebanyak 1.500 orang peserta tersebut dikatakan Noor Lizah merupakan cerminan dari semangat untuk terus menghidupkan kembali budaya yang dimiliki.

”Tentu kita ingin masyarakat bangga memiliki kebudayaan yang menjadi ciri khas daerahnya masing-masing tersebut. Diadakannya kegiatan ini juga kita semua dapat berkumpul bersama menjalin kekeluargaan,” ujar Noorlizah yang hadir sebagai Zuriat Kerabat Kerajaan Riau Lingga dan Penasehat dari Persatuan Bugis Singapura.

Noorlizah melanjutkan bahwa prosesi adat seperti ini juga sangat baik untuk terus dilestarikan sehingga sejarah dan adat yang ada dapat terus terjaga di masa depan. ”Prosesi ini merupakan bentuk penghargaan dari kita dalam melestarikan kebudayaan daerah yang kita miliki, sembari menjadi kebanggaan bagi kita juga dapat mengenalkan ciri khas daerah kita ini ke masyarakat luar baik luar daerah maupun luar negeri,” lanjut Noorlizah.

Mattemmu Taung sendiri diibaratkan sebuah pertemuan yang rutin dilakukan sebagai ajang silaturahmi oleh pihak raja dan sultan se-Sulawesi namun tidak hanya lingkup daerah, secara nasional dan internasional ikut diundang hadir pada kesempatan ini.

Prosesi adat sendiri berlangsung mulai 18 hingga 20 Januari dengan mengagendakan beberapa kegiatan seperti Kirab Budaya Keraton Tana Luwu yang diikuti sebanyak 1.500 orang, seminar budaya dan berbagai ritual khas adat setempat seperti Malekke Wae Mapacakke Wanua, Maddojak – Roja, Manre Saperra dan Tudang Ade kemudian dihibur pula dengan pementasan seni dari Tana Luwu.

Hadir pada kesempatan tersebut Datu Luwu ke-40 Andi Maradang Mackulau Opu Daeng Bau, Bupati Luwu H. Andi Mudzakkar, Walikota Palopo, HM. Judas Amir, Raja dan Sultan se-Sulawesi juga se-Nusantara, kerabat kerajaan dari luar negeri seperti dari Singapura dan Brunai Darussalam juga ikut serta hadir serta tamu undangan lainnya dan masyarakat setempat. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here