Hilal Hari Raya Idul Adha Mulai Diamati

0
191
H Abu Sufyan mengamati hilal menyambut Idul Adha. f-suhardi/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Tim Hisab Rukyat Provinsi Kepri menggelar pengamatan hilal 1 Dzulhijah 1440 H lebih awal di Kafe Puncak, Bukit Cermin Tanjungpinang, Kamis (1/8) sore kemarin. Pengamatan hilal dipimpin Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Kepri H Abu Sufyan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua STAIN SAR Kepri, perwakilan PA Tanjungpinang, perwakilan BMKG Tanjungpinang, Kemenag Bintan, Kemenag Tanjungpinang dan perwakilan ormas Islam seperti Muhammadiyah dan NU.

Kepada wartawan Ketua Tim yang juga Kasi Urais dan Binsyar Kanwil Kemenag Kepri, Afifah Mardiyah menyebutkan kegiatan rukyatul hilal rutin digelar sesuai tugas dan fungsinya. Tim Hisab Rukyat diantaranya untuk pengamatan hilal pada awal Ramadan, awal Syawal dan awal Dzulhijjah setiap tahunnnya. Dipilihnya Bukit Cermin karena lokasinya yang strategis berada di ketinggian.

”Setiap tahun kita laksanakan pengamatan di beberapa lokasi seperti di Batam, Karimun, Natuna. Hari ini karena faktor awan tipis yang menutupi langit Tanjungpinang sore hari, hilal sulit terlihat. Untuk lokasi di sekitar Sumatera pada sore hari uap air laut naik ke atas membentuk awan sehingga sering kali menghalangi pengamatan,” kata Afifah.

Berdasarkan data Tim Hisab Rukyat Kepulauan Riau Ijtima terjadi pada Kamis, 1 Agustus 2019 pukul 10.13 WIB. Arah hilal cenderung ke Utara, sementara posisi hilal miring ke Selatan. Ketinggian Hilal 03°44°36°.

Lama Hilal 17 menit 51 detik. Cahaya hilal mencapai 0,21 persen. Sedangkan matahari terbenam pada pukul 18.13 WIB diikuti oleh tenggelamnya bulan pada 18.31 WIB.

Senada, petugas BMKG Tanjungpinang, Wira mengatakan berdasarkan pengamatan citra satelit infrared, 1 Agustus 2019 pada pukul 15.50 WIB terpantau kondisi di wilayah Pulau Bintan khususnya Tanjungpinang cerah namun berawan.

”Cuacanya seharusnya musim panas, terik namun belakangan ini ada sedikit curah hujan. Cuaca yang panas di wilayah kita akan menyebabkan menguapnya air laut ke atas membentuk awan tipis. Awan tipis seperti yang kita saksikan berpotensi menghalangi pengamatan,” ujar Wira.

Sementara itu Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Kepri H. Abu Sufyan mengatakan Kemenag menyambut baik terlaksananya tugas rutin tersebut.

Menurutnya kewajiban tersebut harus tetap dilaksanakan meskipun berawan, karena hasilnya tetap dilaporkan untuk siding istbath yang diselenggarakan di Kemenag RI di Jakarta.

”Mewakili Kakanwil yang sedang bertugas, saya mengucapkan terima kasih atas kekompakan kita. Kita laksanakan tugas pengamatan ini dengan baik apapun hasilnya,” ucap Abu Sufyan. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here