Himsos Bantu Warga Mencari Solusi dari Masalah

0
391
BAKTI SOSIAL: Mahasiswa dari Himsos Stisipol Raja Haji saat melaksanakan kegiatan bakti sosial ke masyarakat, Di Sei Timun. f-ISTIMEWA/HIMSOS STISIPOL RH

TANJUNGPINANG – Mahasiswa Stisipol yang tergabung di Himpunan Mahasiswa Sosiologi (Himsos) punya program membantu menyelesaikan masalah.

Itu menjado salah satu kegiata rutin Himsos Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjugpinang yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

Kegiatan tersebut sebagai upaya melatih mahasiswa mempelajari berbagai aspek permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat serta lingkungannya. Mahasiswa juga melakukan penelitian hubungan, pengaruh timbal balik antara gejala sosial dengan gejala non-sosial di masyarakat.

Sebagai dosen jurusan ilmu Sosiologi yang juga pembinan Himsos Endri Bagus Prastiyo S Sos Msi, menyampaikan, Himsos merupakan wadah mahasiswa melakukan penelitian untuk menunjang perkulihan.

Menurut Endri, mahasiswa bisa langsung mempratikkan ilmu perkulihan dilapangan dan mengabdi kepada masyarakat.

”Sudah beberapa kali kegiatan di masyarakat sudah digelar Himsos. Salah satunya bakti sosial. Selain itu, mahasiswa juga beberapa kali melakukan penelitian di desa-desa di daerah Kabupaten Bintan. Belajar aspek-aspek persoalan yang kerap muncul di masyarakat, seiring berjalannya pembangunan,” ujar Endri, Kamis (2/2).

Dengan turun ke masyarakat, Endri berharap mahasiswanya bisa meneliti serta memecahkan permasalahan yang ada dimasyarakat.

Penelitian yang dijalankan mahasiswa, lanjut Endri, dengan mengumpulkan data yang diperoleh dari masyarakat. Data tersebut akan menjadi pokok bahasan, dan hasil bahasan penelitian akan dipresentasikan pada dosen.

”Ketika turun ke masyarakat, mahasiswa dituntut membangun komunikasi intens dengan masyarakat desa setempat. Seperti melakukan pertemuan dengan masyarakat,” jelasnya.

Endri juga menambahkan, sebelum mahasiswa Himsos turun ke lokasi untuk penelitian. Mahasiswa harus menyusun perencanaan perihal persoalan yang akan diteliti nantinya.

Sehingga mahasiswa bisa fokus pada pokok permasalahan, dan sesuai perencanaan dalam melakukan penelitian.

Sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan Himsos, kata Endri, sama dengan kegiatan yang dijalankan mahasiswa ketika Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa-desa.

Hanya saja, Himsos terfokus pada ilmu sosiologi. Sedangkan KKN, kata Endri, memiliki beberapa aspek persoalan seperti pembangunan.

”Belum lama ini, tepatnya akhirt tahun lalu Himsos melaksanakan kegiatan di beberapa daerah. Seperti di Tembeling, kecamatan Teluk Bintan. Kegiatan lainnya juga mengunjungi desa dikawasan mangrove, dan sosialisasi mengenai bahaya narkoba bagi pelajar,” ungkapnya. (abh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here