Hindari Korona, Pembelian BBG Dibayar Nontunai

0
238
PETUGAS PGN saat melayani warga yang mengisi BBM di SPBG dan pembayaran dilakukan nontunai.

BATAM – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mengoptimalkan penggunaan gas sebagai bahan bakar kendaraan bermotor dengan nama brand produk GasKu.

Kemudian, PGN melalui PT Gagas Energi Indonesia (Gagas), menerapkan sistem pembayaran nontunai untuk transaksi GasKu di seluruh stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan 4 Mobile Refueling Unit (MRU).

Direktur Utama Gagas, Muhammad Hardiansyah, Senin (20/4) mengatakan, dalam mengurangi risiko penularan dan penyebaran Covid-19 dan sinergi program BUMN, PGN juga terus meningkatkan pelayanan untuk kemudahan dan kenyamanan bagi pelanggan di tengah situasi Covid-19.

”Pada tahap awal periode Maret-Mei 2020, Gagas menerapkan dua sistem pembayaran berupa tunai dan nontunai. Selanjutnya, mulai Juni 2020, pelanggan GasKu di SPBG dan MRU hanya dapat melakukan pembayaran menggunakan sistem nontunai,” katanya.

Dijelaskannya, untuk penerapan sistem pembayaran nontunai ini, Gagas bekerjasama dengan Bank Mandiri melalui e-money dan debit mandiri.

”Selain itu, terdapat opsi pembayaran nontunai lain menggunakan LinkAja,” terang dia.

Baca Juga :  Dispora Kepri Juara I Tenis Danlanud RHF Cup

Menurutnya, penerapan sistem pembayaran non tunai ini sekaligus untuk mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang dicanangkan oleh Bank Indonesia.

”Selain itu, hal ini juga sejalan dengan program PT Pertamina (Persero) sebagai Holding BUMN Migas, PGN yang juga akan mulai mempersiapkan sistem pembayaran non tunai dengan target pada November 2020,” imbuh dia.

PGN juga dijelaskan kini memiliki program langit biru, untuk mengendalikan dan mencegah pencemaran udara. Dalam rangka turut menyukseskan program pemerintah mengenai Langit Biru (Program Langit Biru).

”GasKu termasuk sebagai bahan bakar energi yang lebih ramah lingkungan. Karena memiliki emisi gas buang yang lebih bersih dibandingkan dengan BBM serta tingkat oktan yang lebih tinggi sehingga pembakaran lebih optimal dan mesin kendaraan menjadi lebih awet,” terangnya.

Disebutkannya, Harga GasKu juga tergolong lebih efisien dibandingkan bahan bakar lain yaitu Rp3.100/lsp (liter setara premium) di Jabodetabek dan Rp 4.500/ lsp di luar Jabodetabek. Sejauh ini, PGN telah menyalurkan gas bumi untuk untuk sektor transportasi sebesar 1,3 BBTUD, melalui 12 SPBG dan MRU yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga :  FPI Unjuk Rasa Ahok di Kantor Kejati Kepri

”Ke depan, PGN berupaya untuk mengoptimalkan infrastruktur eksisting yang sudah ada dengan memberikan layanan tambahan untuk pengguna SPBG,” imbuh dia.

Disebutkannya, berkurangnya aktivitas masyarakat dikarenakan pandemi virus Covid-19, khususnya di daerah Jabodetabek dan kota lainnya membuat sebagian kegiatan di sektor transportasi dan sektor industri menurun.

Hal ini secara langsung juga membuat tingkat polusi udara berkurang dan membuat langit di beberapa kota menjadi lebih cerah beberapa hari ini.

”Ketika pandemi virus Covid-19 ini sudah mereda dan aktivitas masyarakat berangsur pulih, ada beberapa cara untuk mempertahankan kualitas udara serta langit yang biru seperti sekarang, salah satunya adalah beralih ke bahan bakar gas yang ramah lingkungan yaitu Gasku untuk kendaraan,” kata Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama.

Baca Juga :  Bintan lebih Populer di Mancanegara Ketimbang di Nusantara

Penggunaan transaksi nontunai juga dirasa tepat penerapannya saat ini untuk dapat menghindari bakteri atau virus di tengah pandemik Covid-19 saat ini.

Pembayaran non tunai dapat mengurangi pemakaian uang kertas yang bisa menjadi perantara bakteri dan virus. Jika melakukan pembayaran menggunakan kartu atau HP, bisa lebih mudah untuk disterilkan setelah digunakan,” imbuh Rachmat.

Rachma menambahkan, PGN senantiasa menjunjung tinggi aspek perlindungan konsumen. Sehingga akan meningkatkan transaksi non tunai di seluruh SPBG dan MRU agar aman dan andal.

”Penerapan sistem pembayaran nontunai juga akan membuat transaksi menjadi lebih efisien, mudah dan aman baik bagi konsumen maupun petugas atau operator di SPBG dan MRU agar kita sama-sama aman dan sehat,” imbuhnya mengakhiri. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here