Hindari Mahar, Syahrul Bakal Pilih Iskandarsyah

0
548
Endri Sanopaka

TANJUNGPINANG – Bakal calon Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul lebih memilih bakal calon wakilnya dari Koalisi Setera (PKS dan Gerindra) daripada Koalisi Anak Pinang (Golkar, Demokrat, PKPI dan PPP). Sebab, PKS sudah komitmen dengan Gerindra begitupun sebaliknya di Pilkada Tanjungpinang. Jadi, H Syahrul lebih memilih Iskandarsyah dari Koalisi Setara bakal jadi wakilnya daripada Ade Angga dari Koliasi Anak Pinang.

Hal ini diungkapkan Pengamat politik dari Stisipol Raja Haji Tanjungpinang, Endri Sanopaka kemarin. ”Kalau saya lihat bila H Syahrul besar peluang memilih calon wakilnya dari Koalisi Setara. Karena ada komitmen PKS dan Setara dari pusat hingga ke daerah,” kata Endri Sanopaka, kemarin.

Menurut dia, Koalisi Setara (PKS dan Gerindra) sudah memenuhi syarat untuk mengusung calon sendiri tanpa berkoalisi dengan parpol lainya. PKS dan Gerindra memiliki 6 kursi di DPRD Tanjungpinang, masing-masing PKS 3 kursi dan Gerindra 3 kursi.

Baca Juga :  Syahrul dan Lis Tak Ada Kampanye Akbar

Bila merangkul calon wakilnya dari Koalisi Setara, sambung dia H Syahrul tak perlu lagi mengeluarkan dana besar. Tidak bisa dipungkiri biaya politik di pilkada cukup besar. Meskipun dalam istilah mahar politik itu ada tapi sangat sulit dibuktikan.

”Politik itu dinamis. Kecuali Pak Syahrul bukan kader atau pengurus partai politik untuk menentukan bakal calon wakilnya pasti rumik. Kalau sekarang tak ada masalah karena sudah terikat dengan Koalisi Setara” kata Endri Sanopaka.

Sambung dia bila H Syahrul memilih wakilnya Iskandarsyah, maka yang namanya mahar politik tidak ada lagi. Iskandarsyah adalah kader PKS dan mereka sudah direstui oleh DPP PKS maju di pilkada Tanjungpinang. Jadi tidak ada persoalan mahar lagi.

Baca Juga :  Bawaslu: Sosialisasi di Kampus Dapat Dipidana

Kalau memakai kendaraan politik orang lain, tentunya akan siap ongkos politik untuk membeli tiket untuk sampai menuju di Pilwako Tanjungpinang nantinya. Tinggal Syahrul-Iskandarsyah tinggal membuat komitmen bersama di Koalisi Setara tentang biaya kampanye yang harus mereka tanggung bersama.

Bila Syahrul memilih calon wakilnya dari Koalisi Anak Pinang cukup gemuk dengan 4 partai dan 11 kursi, akan sulit melakukan penyatuan persepsi di saat kampanye nanti, apalagi soal pendanaan kampanye.

Tidak bisa dihindari, tegas dia, biaya kampanye meskipun sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan tentang tata cara dan besarannya, tetap saja masing-masing pasangan calon (paslon) harus mempersiapkan anggaran untuk kelancaran biaya kampanye.

Baca Juga :  Tanjungpinang Harus Mampu Gandeng Singapura dan Malaysia

Sangat tidak mungkin mengikuti Pilkada tanpa biaya, meskipun biaya mahar sudah tidak dikeluarkan. ”Saya rasa Koalisi Setara juga perlu biaya kampanye, yang mungkin ada kesepakatan dan lebih nyaman bagi Pak Syahrul untuk jalan bersama dalan kompetisi Pilwako nantinya,” sebut dia. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here