Hindari Narkoba, Tes Urine Jadi Agenda Rutin

0
403
TES URINE: Sekdaprov TS Arif Fadillah saat mengikuti tes urine di Kantor Gubernur Kepri di Dompak, kemarin. f-suhardi/TANJUNGPINANG POS

DOMPAK – Usai apel Senin (28/8) pagi, lebih kurang ratusan pegawai di lingkungan Pemprov Kepri langsung diminta berkumpul oleh petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri. Mereka diminta untuk ikut tes urine oleh petugas BNN atas perintah Gubernur Kepri H Nurdin Basirun. Pantauan Tanjungpinang Pos, tes urine tanpa dipimpin langsung Gubernur Nurdin. Yang tersisa hanya Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah bersama kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Arif memulai lebih dulu, menyerahkan urinenya kepada petugas BNN yang bertugas.

Kemudian disusul para kepala OPD dan berakhir dengan pejabat eselon III dan ratusan pegawai lainnya turut diminta menyerahkan urine mereka oleh petugas. Tampak, Kepala BKDSDM Pemprov Firdaus, yang tinggal mengawasi para pegawai agar tetap tertib. Hanya saja dirinya enggan menyebutkan pegawai mana saja yang tak ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Bahkan petugas BNN pun, tak mau membocorkan lebih awal urine siapa yang terdeteksi mengandung bahan obat-obatan terlarang. Pemeriksaan urine waktu itu, dilakukan di dua tempat terpisah. Untuk pejabat eselon III dilakukan di Aula Pemprov Kepri, sedangkan untuk eselon II dilakukan di lantai 4 Kantor Gubernur Provinsi Kepri. Sepanjang pantauan, tampak beberapa raut wajah pejabat yang mengikuti tes urine tersebut gelisah.

Sekdaprov H TS Arif Fadillah usai menjalani tes urine menyampaikan, tes urine ini merupakan agenda rutin yang digagas oleh Pemprov Kepri dan BNN Kepri. ”Ini memang kegiatan rutin kita, tadi setelah apel pagi yang dipimpin Pak Gubernur, beliau langsung menginstruksikan pejabat eselon II dan III untuk melakukan tes urine,” ujarnya.

Lebih lanjut Arif menyampaikan, jika nanti dari pemeriksaan ini ada ditemukan pejabat yang positif menggunakan narkoba, maka akan ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku. ”Hasilnya ini nanti akan diserahkan ke Gubernur, kalau memang nanti ada indikasi akan kita tindak sesuai aturan,” sebutnya.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kepri Firdaus menyampaikan, tes urine ini diikuti sebanyak 44 orang pejabat eselon II, sedangkan 179 orang pejabat eselon III. ”Tapi ada juga beberapa yang tidak ikut karena alasan dinas luar. Untuk jumlah pastinya belum kita cek,” sebutnya. (ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here