HKTI Ajak Petani Garap Lahan Tidur

0
461
TANAM SEMANGKA: Salah satu petani di Dompak, sedang melihat buah semangkanya. f-abas/tanjungpinang pos

Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Tanjungpinang dan Pemko berupaya menggali potensi daerah. Salah satunya dengan mendorong para petani untuk memanfaatkan lahan tidur yang banyak ditemukan di Tanjungpinang.

TANUNGPINANG – Hal ini diungkapkan Ketua HKTI Tanjungpinang Jusri Sabri, kemarin. Jusri sendri baru dilantik bersama dengan pengurus HKTI Tanjungpinang periode 2017-2022 di Aula Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungpinang, Sabtu (19/8).  ”HKTI Tanjungpinang harus menjadikan petani hebat dalam program pemerintah di sektor pertanian. HKTI juga harus segera melakukan aksi nyata untuk menyejahterakan petani,” kata Jusri Sabri, kemarin.

Kata dia, HKTI saat ini sedang mendata lahan tidur yang tidak produktif lagi agar bisa dimanfaatkan bagi petani untuk bercocok tanam. ”Kita lihat banyak lahan tidur benar-benar pulas, kalau dikelola bisa dijadikan lahan pertanian yang produktif,” beber Jusri Sabri. Kata dia, kalau lahan tidur sudah dimanfaatkan petani, maka kebutuhan pangan yang kini rata-rata didatangkan dari luar daerah, ke depannya mulai bisa dipasok oleh petani lokal.

Hasil komunikasi dengan Dinas Pertanian Kota Tanjungpinang, sambung dia, ada 23 kelompok petani terdaftar. Sedangkan data HKTI ada 32 kelompok tani yang terdaftar. Kelompok tani ini nanti bisa memanfaatkan lahan tidur itu jadi lahan produkti, untuk meningkatkan hasil pertanian. ”Hasil produksi pertanian kalau dikelola dengan baik, bisa menekan inflasi di Tanjungpinang,” bebernya.

Kata Jusri Sabri, HKTI mengajak kepada petani mau menanam rumput pakan ternak. Karena, tahun 2018 mendatang, HKTI Kepri, menerima bantuan 1000 sapi dari Kementerian Pertanian. Sapi ini, nantinya akan diserahkan kepada petani, terutama petani yang sudah menanam rumput pakan ternak sapi tersebut. ”HKTI Pusat bersama Kementerian Pertanian akan memberikan bantuan pupuk dan bibit tanaman untuk petani kita,” bebernya.

Kemudian, HKTI Kota saat ini berkoordinasi dengan Pemko Tanjungpinang, supaya objek wisata agro di Bukit Manuk di Sengarang, agar bisa ditanami jambu kristal dan belimbing madu. ”Buah-buahan yang ada Tanjungpinang hanya ada rambutan, itupun ada musimnya. Tapi, kalau jambu, per tiga bulan sekali sudah berbuah lagi,” bebernya.

Wali Kota Tanjungpinang H.Lis Darmansyah, hadir dalam diacara pelantikan tersebut. Ia memberikan ucapan selamat kepada Ketua HKTI Kota Tanjungpinang beserta anggota baru dilantik. Lis berharap dari tema yang diangkat HKTI saat pelantikan, yakni menuju kemandirian pangan di Kota Tanjungpinang, Lis mengharapkan dapat terwujud dan terkoordinir dengan baik. ”HKTI agar bisa mengakomodir, memberi motivasi, sekaligus mensejahterakan para petani. Lakukanlah inovasi untuk menciptakan program-program unggulan,” tegasnya. Kata Lis, minta HKTI bisa sejahterakan petani di Tanjungpinang.(ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here