HKTI Kembangkan Perkebunan Buah

0
304
KETUA HKTI pusat Jendral (Purn) Moeldoko saat mengunjungi kebun buah di Tanah Putih, Kecamatan Singkep Barat, beberapa waktu lalu. F-ISTIMEWA

Kapolres Lingga AKBP Ucok Lasdin Silalahi memuji pelaksanaan proyek percontohan perkebunan buah lokal, yang sedang dibangun oleh Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko.

LINGGA – Tanaman buah yang dikembangkan itu, berada di Tanah Putih, Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat.

”Luar biasa, progresnya lebih cepat dari yang diperkirakan. Kita beruntung, Ketua Umum HKTI bapak Jenderal TNI (Purn) Moeldoko mau membangun kebun percontohan di daerah ini. Setidaknya, ini bisa menjadi motivasi bagi masyarakat kita, khususnya petani untuk lebih rajin lagi menanam tanaman buah lokal,” ungkap Ucok, usai mengunjungi lokasi perkebunan buah lokal tersebut, Minggu (11/3).

Menurut Ucok, yang baru saja mendapat penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Lingga atas dedikasinya memotivasi masyarakat Lingga lebih mencintai dunia pertanian.

Menurutnya, prospek pengembangan buah lokal di Kabupaten Lingga cukup menjanjikan. Apalagi, posisi geografis Lingga yang berada di kawasan perbatasan Singapura dan Malaysia.

”Selama ini, buah-buahan yang kita konsumsi sehari-hari masih didominasi buah impor. Padahal, kita punya potensi yang luar biasa. Lahan kita cukup luas, tanahnya subur, sumber daya airnya melimpah dan kita cukup dekat dengan pasar ekspor,” ungkapnya.

Secara terpisah, Bupati Lingga yang juga menjabat Ketua HKTI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Alias Wello mengatakan, proyek percontohan perkebunan buah-buahan lokal yang dikembangkan Ketua Umum HKTI di atas lahan seluas 50 hektare itu merupakan respon HKTI atas permintaan Presiden RI Joko Widodo.

Presiden inginkan, agar setiap daerah menyediakan lahan seluas 5 hingga 50 hektare untuk perkebunan buah lokal.

”Ini sudah kita laksanakan. Kebetulan, Ketua Umum HKTI bapak Moeldoko sangat mendukung program ini. Semua biaya, mulai dari penyiapan lahan sampai pengadaan bibit unggul dibantu beliau,” kata Awe sapaan akrab Alias Wello.

Melihat pertumbuhan tanaman buah-buahan lokal yang dikembangkan Ketua Umum HKTI di Tanah Putih itu cukup bagus, Ia pun meminta para Kepala Desa di wilayah kerjanya agar menyiapkan lahan minimal 5 hektar untuk perkebunan buah-buahan lokal. Soal bantuan pengadaan bibit, Ia berjanji akan berkoordinasi dengan HKTI Pusat dan Kementerian Pertanian.

”Di sini ada beberapa varietas buah lokal yang sudah kita kembangkan. Seperti, sirsak madu, jambu kristal,” kata Awe.(TENGKU IRWANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here