Hujan 2 Hari, Masyarakat Sangat Bersyukur

0
362
TERLIHAT masyarakat Pulau Jemaja ketika melaksanakan salat istisqa untuk memohon turunnya hujan karena dilanda kemarau panjang.f-istimewa

ANAMBAS – Masyarakat Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas sangat bersyukur atas curah hujan selama 2 hari yang mengguyur wilayah Pulau Jemaja.

Hal itu terjadi, setelah puluhan masyarakat menggelar sembahyang istisqa di Masjid Al-Kautsar di Keluruhan Letung.

Aripin (57) warga Kampung Baru Kelurahan Letung Kecamatan Jemaja mengatakan, tidak butuh waktu lama setelah dilakukan sembahyang istisqa dan curah hujan pun mengguyur seluruh Pulau Jemaja.

”Kami bersyukur sekali dengan curah hujan yang diberikan oleh Allah SWT. Musim kemarau panjang membuat tanaman cengkih, milik saya banyak yang mati,” kata Aripin, ketika ditemui, Kamis (4/4).

Baca Juga :  Satgas Pangan Temukan Produk Kedaluwarsa

Ia juga menyampaikan, bahwa selain batang cengkeh tanaman lain seperti ubi, pisang bahkan buah kemuntingpun tidak luput dari kekeringan.

Jika tidak hujan akan lebih banyak tanaman yang bakal mati.

”Tidak bisa dihitung tanaman yang sudah mati. Pastinya kemarau kemarin cukup menyulitkan kami, sebagai petani kebun untuk mendapatkan hasil panen,” ucap dia.

Sedangkan Zakar (51) pemilik wisma Meranti mengatakan, selama kemarau ia mengalami kesulitan mendapat air. Sebab, sumber air mengalami kekeringan.

Akan tetapi, saat ini sumber air yang ada sudah mulai mengeluarkan air dan bisa memenuhi kebutuhan para tamu yang menginap diwismanya.

Baca Juga :  SPBUN Tak Memihak Kebutuhan Masyarakat

”Sejak hujan kemarin, alhamdulilah sumber air banyak dan saya juga tidak binggung lagi,” tutur dia. (ign)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here