Hujan, Lokasi Astaka MTQ Tergenang

0
944
GENANGAN air di tribun penonton MTQ akibat hujan deras turun dan ajang perlombaan itu sepi penonton karena banjir.F-ISTIMEWA

Ajang MTQ ke-VII Tingkat Provinsi Kepri di Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir dan sekitarnya sepi penonton lantaran, Jumat (11/5) dinihari tadi hujan deran deras dan membanjiri lokasi astaka MTQ kebanjiran.

LINGGA – Air naik hingga mengenangi kursi podium utama, dan membuat panitia pelaksana kewalahan membuang air yang menggenangi lokasi. ”Baru hujan sebentar sudah banjir. Untungnya hujan tidak turun saat kegiatan berlangsung,” kata Tumin, salah satu pedagang makanan dilokasi MTQ sambil membersihkan air yang menggenang diwarungnya.

Menurutnya, usai pelaksanaan malam pembukaan oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun Selasa (8/5) malam, lokasi astaka utama di Desa Lanjut sepi pengunjung. Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, ia pesimis warga akan datang mengunjungi lokasi MTQ ini. ”Ramainya pada malam pembukaan, dan malam selanjutnya sepi. Apalagi kondisi cuaca saat ini tidak menentu,” katanya.

Baca Juga :  Proyek Jalan Penghubung Batal

Selain sepi pengunjung, pada pelaksanaan hari kedua terjadi insiden gangguan aliran listrik yang mengakibatkan lampu beberapa kali padam juga cukup mengganggu jalanya pelaksanaan acara siar Islam ini. Kondisi ini diperoarah dengan lampu PLN yang sering padam. Seperti kejadian malam kedua, tiba-tiba lampu mati saat peserta bertanding,” katanya.

Sementara itu, ketua panitia pelaksanaan MTQ Kabupaten Lingga yang juga menjabat Kabaq kesra Jaya Atmajaria mengaku, kondisi cuaca sedikit menyibukkan panitia untik membersihkan air dari podium tempat yang disiapkan untuk warga memontong perlombaan.

Baca Juga :  Maratusholihah Pimpin Lasqi Lingga

”Tidak sepi juga. Warga yang datang hanya tidak duduk di tenda atau kursi yang telah di sediakan. Masyarakat masih terkonsentrasi di area bazar. Mudah-mudahan sisa waktu perlombaan masyarakat antusias menyaksikan tiap perlombaan di astaka utama ataupun di tempat-tempat lain,” harapnya.(TENGKU)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here