Hujan Waduk Sungai Pulai Tetap Kering

0
778
PETUGAS PDAM Tirta Kepri saat meninjau kondisi air Dam Sungai Pulai, kemarin.f-andri/tanjugnpinang pos

TANJUNGPINANG – Sumber air baku di Waduk Sei Pulai setiap hari terus turun atau berkurang 3 centi meter (Cm). Posisi terakhir air baku hingga Selasa (3/4) kemarin, ketinggianya cuma mencapai 1,25 meter. Jika hujan tidak turun hingga dua bulan ke depan, bisa dipastikan sistim operasional terancam tidak beroperasi.

Menurut Kasubag Produksi PDAM Tirta Kepri, Budianto, saat ini stok air di waduk sungai Pulai setiap hari turun drastis. Meskipun kata dia, wilayah Pulau Bintan sempat di guyur hujan, namun belum bisa menambah debit air secara signifikan. Bahkan airnya tetap kering.

”Saat ini kami sudah mengatur sistem jam produksi. Yang awalnya tadi delapan jam, sekarang jadi enam jam,” kata Budi kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (3/4).

Baca Juga :  Besok, Seluruh Siswa Libur Sekolah

Lebih lanjut, Budi menceritakan, untuk distribusi air sesuai urutan setiap harinya yang di lakukan mulai Dam Sei Gesek, ful 24 jam masih normal, kemudian beberapa instalasi penyaluran RPD dan PCM, sejak kemarin sudah dilakukan pengurangan am produksi.

Bahkan untuk RPD atau wilayah perkotaan, umumnya di pasar lama sudah mulai dikurangi dari sebelumnya delapan jam, saat ini sudah mulai dikurangi menjadi enam jam. ”Kita kurangin dua jam lagi, sama juga di wilayah Brigjen Katamso, Suka Berenang, bakan Ir Sutami, hari ini kita kurangi lagi menjadi enam jam,” ujarnya.

Baca Juga :  Ini Nama-nama Pejabat Dilantik

Pada dasarnya, Budi menambahkan, PDAM Tirta Kepri tetap melakukan berbagai cara, supaya terus berproduksi, walaupun saat ini sedikit terganggu karena musim panas yang berkepanjangan.

Sementara itu, Anggota DPRD dapil Tanjungpinang, Rudy CHua pernah menyebutkan bahwa kalau musim kemarau atau panas, masih terus terjadi hingga dua bulan ke depan, maka bisa di pastikan, sistem produksi air baku di Sei Pulai tidak dapat berfungsi melayani untuk masyarakat.

Rudy menjelaskan, laporan yang masuk setiap hari ke dirinya, air waduk Sei Pulai terus mengalami penyusutan dari hari ke hari. Sehingga petugas di waduk tersebut, terus melakukan berbagai cara, tidak hanya pengurangan jam operasional, melainkan, mengabarkan kepada pihaknya bahwa kondisi waduk saat ini terus terjadi penjarahan hutan.

Baca Juga :  Isdianto Ikut Panen Kurma Perdana PN

”Selama ini pemerintah, kami melihat pemerintah sendiri seperti acuh tak acuh terhadap sistem waduk di wilayah Pulau Bintan ini. Saya melihat, kalau terus seperti ini, dua bulan lagi waduk sungai pulai tidak dapat melayani pelanggan lagi,” tegas. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here