Humas Pemkab Sebut, Itu Keinginan Warga

0
697
Roby Sanjaya

Bupati Dituding Setop Pembibitan Karet PT KJJ

ANAMBAS – TANPA bukti dan alasan yang jelas, Bupati Anambas Abdul Haris dituding menghentikan pengerjaan pembibitan karet yang dilakukan PT Kartika Jemaja Jaya (KJJ).
Kepala Bagian Humas dan Protokoler Sekretariat Daerah Pemkab Kabupaten (Pemkab) Anambas Roby Sanjaya menegaskan, tidak benar jika Bupati Anambas Abdul Haris menghentikan pekerjaan pembibitan Karet PT KJJ.

Menurutnya, apa yang disampaikan Abdul Rahman dari salah satu media tidak benar tanpa alasan yang jelas. Pasalnya, penghentian pembibitan tersebut karena keinginan masyarakat yang memita bupati menghentikan kegiatan tersebut. ”Kami sampaikan, apa yang dikatakan Abdul Rahman di salah satu surat kabar yang menyatakan kegiatan pembibitan hanya berjalan dua minggu karena dihentikan oleh Bupati Abdul Haris itu tidak benar,” ungkap Roby, Minggu (30/7)

Baca Juga :  FPM Event Wisata Terbesar Anambas

Pemerintah daerah perlu melakukan mengklarifikasi atas apa yang disampaikan tersebut.
Karena tidak benar, dan justru masyarkat yang meminta bupati untuk menghentikan pembibitan tersebut. ”Pada saat bupati turun ke lapangan bertemu dengan masyarakat, masyarakatlah yang minta pembibitan dihentikan,” terangnya.

Abdul Haris mengungkapkan pada saat itu ia bertemu dengan perwakilan atau pekerja PT KJJ dan menanyakan berapa hari penyelesaian pembibitan. Pekerja PT KJJ saat itu menjawab, pembibitan akan selesai pada 6 hari. ”Maka saat itu bupati mengambil kebijakan dan menyampaikan, silahkan selesaikan pembibitan tersebut. Namun, setelah 6 hari pembibitan selesai berhenti dulu sementara dengan alasan masyarakat akan demo,” jelas Roby.

Baca Juga :  PJU Jadi Kewenangan Provinsi

Hal disampaikan Abdul Haris, karena meminta hormati situasi yang tidak kondusif yang berujung perkelahian, mengingat situasi Jemaja dan Jemaja Timur itu tidak kondusif. Maka penghentian pembibitan sifatnya hanya sementara, karena situasi yang tidak kondusif tersebut masyarakat menolak pembibitan pada saat itu. ”Itulah alasan penghentian pembibitan, karena situasi masyarakat yang tidak kondusif,” ungkapnya.
Untuk itu, ia sampaikan sekali lagi penghentian yang dilakukan karena situasi yang tidak kondusif. Roby sangat berharap ke depannya, tidak ada lagi perkataan yang dikeluarkan tidak sesuai dengan fakta di lapangan yang disampaikan kepada media di lapangan.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here