Husnizar Sebut Lis -Syahrul Bakal Head to Head

0
886
ORASI POLITIK: Husnizar Hood (kanan), Apri Sukadi, Nurdin Basirun, bersama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan kader Demokrat lainnya di Bintan.F-ISTIMEWA

Jelang Pilwako Tanjungpinang 2018

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepri Husnizar Hood memprediksikan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang periode 2018-2023, hanya akan diikuti dua pasang calon saja.

TANJUNGPINANG – Kedua calon itu tak lain H Lis Darmansyah dan H Syahrul. Kedua petahana ini akan berduet atau head to head di pilkada nanti.
”Saya lihat lawan pak Lis di pilkada hanya Pak Syahrul,” kata Husnizar Hood, kemarin.

Politisi Partai Demokrat Provinsi Kepri daerah pemilihan Tanjungpinang, melihat belum satupun calon yang menyatakan siap maju termasuk H Lis Darmansyah. Alasannya, masih menunggu keputusan partai, termasuk calon lainnya takut calon ”diserang” selama Ramadan dan Idul Fitri.

Menurutnya, bila prediksi dia benar, bila Lis dan Syahrul benar-benar berduet, maka kekuatan kedua calon di tengah masyarakat merata. Artinya, pilkada semakin dinamis. Dan, siapa calon yang memiliki program dan memiliki tim yang baik, timnya mau bekerja keras bisa mencuri perhatian warga melalui program-program unggulan itulah pemenangnya.

Baca Juga :  Robby Harapankan Calon Pemimpin Teladai Khalifah Umar

”Peminat bakal calon mau maju di pilkada Tanjungpinang menurun. Karena mereka tahu lawanya adalah calon incumbent atau calon petahana. Yakni Pak Lis dan Pak Syahrul. Berbeda dengan pilkada 2013 lalu, anak incumbent Hj Suryatati A Manan maju tapi tidak sekuat massa Pak Syahrul dan Pak Lis,” bebernya.

Saat disinggung, apakah Partai Demokrat akan mengusung H Syahrul di pilkada mendatang?
Ia menjawab, sesuai dengan keputusan Rakornas Demokrat belum lama ini, Partai Demokrat akan mengusung kader sendiri.

”Kalau saya tidak mau maju tapi mungkin Ketua DPC Partai Demokrat Tanjungpinang yang akan maju,” tegasnya. Ketua DPC Partai Demokrat Tanjungpinang tak lain adalah Pepy Candra, anggota DPRD Kota Tanjungpinang. Masih kata dia, hasil Rakornas belum lama ini, Partai Demokrat harus terus memanaskan mesin politiknya, baik itu tidak ada pilkada, tidak pileg atau pilres. Partai Demokrat harus berada di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Ismeth dan Huzrin Terancam Gagal Ikut Pilkada

Partai Demokrat Panaskan Mesin Politik
Pilkada serentak 2018 menjadi ajang pemanasan mesin bagi partai politik (parpol) menghadapi pemilu 2019. Apalagi Pemilu 2019 menjadi momentum pertama dalam pelaksanaan pemilihan legislatif dan presiden secara serentak. Menghadapi agenda besar itu, Partai Demokrat melakukan pemantapan yang bersamaan dengan rapat koordinasi nasional (rakornas).

Rakornas dihadiri langsung ketua umumnya, Susilo Bambang Yudhoyono. Ketua DPP Partai Demokrat Didik Mukrianto menambahkan, untuk road maps Pilkada 2018, Pileg dan Pilpres 2019, Partai Demokrat menanti rumusan RUU Pemilu yang saat ini dibahas di DPR.

Baca Juga :  Netralitas ASN Dinilai Berlebihan di Pilkada

”Strategi dan rencana aksi serta desain pemenangan Pemilu 2019 tidak bisa dilepaskan dengan desain yang akan dirumuskan dalam RUU Pemilu yang sedang dibahas di DPR saat ini,” tuturnya.(ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here