Huzrin: Lis-Syahrul Pasti Berpasangan Lagi

0
1069
KAPAL PESIAR: Nurdin Basirun bersama kepala BUP Kepri Huzrin Hood saat di Batam. f-HUMAS PEMPROV KEPRI

Kepemimpinan H Lis Darmansyah dan H Syahrul selaku Wali Kota serta Wakil Wali Kota Tanjungpinang periode 2013-2018 menuai tanggapan yang beragam di tengah masyarakat. Bahkan tak segan-segan, beberapa warga malah meminta Lis-Syahrul harus melanjutkan berduet di Pilkada 2018 mendatang, sebagai Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Kota Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG – Ada juga sebagian warga yang memberikan kritik, namun juga ada yang memberikan dukungan dan apresiasi pada kedua pemimpin Kota Kota Tanjungpinang. Hal ini diungkapkan tokoh sentral pembentukan provnisi Kepri, H Huzrin Hood, kemarin.

”Ramadan ini, saya lihat komunikasi politik Lis-Syahrul untuk berduet kembali berjalan lancar. Ini yang kita harapkan,” kata Huzrin, kemarin.
Ia minta agar H Syahrul masih mau mendampingi H Lis Darmansyah pada periode 2018-2023 mendatang. Karena, bila Lis-Syahrul kembali bersatu, ia memprediksikan tak ada satupun lawan berani melawan Lis-Syahrul di pilkada nanti.

”Kami akan mendukung kembali H Lis Darmansyah dan H Syahrul untuk berduet kembali untuk melanjutkan pembangunan sudah dirintisnya selama lima tahun ini dan lima tahun ke depan, Insha Allah,” kata Huzrin Hood, kemarin.

Baca Juga :  Timsel Buka Pendaftaran Calon Anggota KPU

Ia mendapatkan informasi kalau H Lis Darmansyah sudah bertemu dengan H Syahrul, membahas soal pilkada Tanjungpinang. Tapi, ia belum tahu, apa hasil pertemuan Lis-Syahrul, terkait pilkada mendatang. Ia juga mengajak tokoh masyarakat lainnya di Tanjungpinang dan Kepri, untuk mendukung agar Lis-Syahrul kembali berduet.

Supaya pembangunan bisa dilanjutkan dan biaya politik tidak mahal. Kemudian yang paling penting, bila H Lis Darmansyah dan H Syahrul berduet lagi, pilkada Tanjungpinang dipastikan akan berjalan lancar, damai dan sukses.

”Pak Syahrul nanti bisa jadi Wali Kota Tanjungpinang untuk periode berikutnya. Bisa mencontoh proses pilkada di Karimun,” tegasnya. Kata dia, jadi Wali Kota Tanjungpinang hanya pengabdian semata.

Karena, Tanjungpinang bukan lahan basah seperti daerah lainnya Batam, Bintan bahkan di Karimun dan Natuna dan Anambas, merupakan kawasan industri dan minya.

H Syahrul juga harus mencontoh kepemimpinan Wakil Bupati Karimun, H Aunur Rariq. Dua periode menjadi wakil, kemudian ia diberikan mandat kepada masyarakat untuk menjadi Bupati. ”Pak Syahrul juga harus menjadi estafe kepemimpinan ke depanya, setelah H Lis Darmansyah tak bisa lagi maju karena dua periode, bila menang di pilkada mendatang,” tegasnya.

Baca Juga :  Rudi Chua Cocok Dampingi Syahrul

Huzrin memberikan sarang agar H Syahrul mau mendengarkan aspirasi arus bawa. Banyak masyarakat masih mengingginkan agar tetap ia berpasangan dengan H Lis Darmansyah.

”Tidak kita pungkir memang ada sekelompok masyarakat berusaha untuk memisahkan Lis-Syahrul di pilkada nanti. Itu hal biasa jelang menghadapi pilkada,” tegasnya.

Selama kepemimpinan H Lis Darmansyah dan H Syahrul, ia melihat sudah banyak pretasi yang diraih, baik tingkat nasional bahkan daerah. Ke depanya prestasi itu terus ditingkatkan. Cuma, ke depanya bila Lis-Syahrul kembali memimpin, harus meningtkan transprasi pengunaan anggaran dan harus jelas.

Kemudian, bisa mengatasi angka pengangguran terus bertambah. Harus berusaha meningkatkan investasi di dua titik kawasan Free Trade Zone (FTZ) di kawasan Senggarang dan Dompak. Supaya dua produk unggulan ini, bisa berkembang dan tumbuh menjadi kawasan industri.

”Saya rasa Pak Syahrul juga harus mendengarkan masukan dari tokoh masyarakat seperti Hengky Suryawan, Rudi Chua dan tokoh lainnya, minta agar tetap berduet lagi. Ini saran saja, ya tergantung Pak Syahrulnya lagi,” tegasnya.

Baca Juga :  Isdianto Komitmen Benahi Pulau Penyengat

Kata dia, bila Syahrul tetap ngotot mau head to head dengan H Lis Darmansyah, ia memprediksikan H Syahrul tetap kalah. Karena, tidak muda untuk mengalahkan calon incumbent yakni H Lis Darmansyah. Lis adalah seorang politisi, memiliki segudang pengalaman di partai politik dan memiliki dana cukup.

”Pak Syahrul harus pikir-pikir untuk maju sendiri. Selain harus memiliki dana besar, Pak Syahrul bukan politisi, jadi harus mencari dukungan dari partai,” tegasnya.

Sebelumnya, tokoh masyarakat Kepri tinggal di Tanjungpinang, Hengky Suryawan, berharap agar Lis-Syahrul tetap berpasangan di pilkada nanti. Ia melihat, sudah ada perubahan yang dilakukan kedua pemimpin tersebut. Lis dan Syahrul bisa saling melengkapi. H Lis Darmansyah politikus murni dan H Syahrul seorang ulama, bisa membangun Tanjungpinang lebih lebih baik.(ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here