IBA Bantu Promosi Investasi Kepri ke Taiwan

0
186
Rombongan IBA dipimpin Ketua IBA Shan Shan didampingi anggota DPD, Haripinto tanuwidjaja, Tellie Gozalien Delis julkarson dan pengusaha Hengky, di Taiwan

BATAM – Pertumbuhan investasi di Provinsi Kepri, diharapkan dapat berjalan lebih cepat. Untuk itu, International Business Association (IBA) hadir untuk membantu mendorong investasi. Lembaga non profit ini membantu mempromosikan investasi, termaksuk untuk ekspor dan impor produk UMKM dari Batam. Pada 29 November sampai 1 Desember 2019, pengusaha Taiwan juga akan melakukan penjajakan ke Batam.

Ketua IBA Indonesia, Shan Shan didampingi pengurus IBA, Senin (14/10) di Batam, mengungkapkan penjajakan kerja sama ekonomi yang mereka lakukan di Taiwan. “Kunjungan kali ini diharapkan bisa membuka peluang bisnis bagi pengusaha yang ada di Indonesia dan membuka peluang investasi masuk ke Indonesia. Terutama ke Provinsi Kepri,” harap Shan Shan.

IBA sendiri ke Taiwan melakukan promosi dalam rangka Asia Pacific Business Alliance, 9 Oktober 2019. Hadir pada kesempatan itu, perwakilan Indonesia, Singapura, Malaysia dan Myanmar.

“Kepada para pengusaha dari Taiwan, Singapura, Malaysia, dan Myanmar, kita bangun komunikasi untu mempererat hubungan kerjasama,” sambungnya.

Diakui, selama tiga hari di Taiwan, rombongan IBA melakukan diskusi dengan asosiasi chamber of commerce Changhua yang ditandai dengan pertukaran cinderamata bersama. Kemudian, mereka mengunjungi 10 sektor industri ternama di Taiwan. Termasuk di dalamnya industri pembuatan kaca terbesar di Taiwan, restoran/cafe yang memiliki 500 cabang di seluruh dunia, smart hotel pertama di Taiwan yang seluruh sistemnya di jalankan oleh Al (artmcial intelligence).

“Kita juga meninjau industri kecap dan J-Shine enterprise CO LTD yang merupakan salah satu industri kosmetik terbesar di dunia. Dimana banyak brand kosmetik terkenal di dunia memproduksi bahan kosmetiknya di perusahaan J-Shine. Ini kita harapkan dapat memperluas investasi ke Kepri,” harap dia.

Dari komunikasi yang terbangun, direncanakan, 29 November sampai 1 Desember 2019, pengusaha Taiwan juga akan melakukan kunjungan ke Batam. Rencana kunjungan dijadwalkan, setelah tim dari IBA juga bertemu dan berkomunikasi dengan para pengusaha Taiwan dan tenant-tenant yang akan ikut serta dalam acara Expo di Batam nanti.

“Mudah-mudahan tidak ada halangan, perwakilan dari negara Taiwan akan melakukan kunjungan kerja ke Indonesia di Batam. Di acara kita di M82 Batam. Setelah itu, diharap ada realisasi investasi atau kerjasama investasi dengan pengusaha di Batam,” harap dia.

Terkait expo yang digelar IBA, jelaskan sebagai business expo dan trade show. Kegiatan itu akan diikuti selain dari Taiwan, ada juga dari Malaysia, Hongkong, Singapore dan Thailand. Disana peserta Indonesia, akan menyampaikan potensi Indonesia.

“Ini kegiatan pertama di Batam, yang melibatkan Asia Pasifik sebagai peserta. Kita undang juga pengusaha di Batam dan Kepri untuk datang. Ini kesempatan membangun bisnis mitra asing,” himbau Shan Shan.

IBA sendiri diakui, merupakan perwakilan dari Indonesia yang membawa para pengusaha dari berbagai sektor bidang usaha. Termasuk di dalamnya pengusaha perhotelan, industri elektronik, logistic, konstruksi, industri baja, perkapalan dan pemilik restoran.

“IBA juga mendapat dukungan dari anggota DPD RI dari Kepri, Haripinto tanuwidjaja, angota DPD RI dari Dapil Sulteng, Delis julkarson dan anggota DPD Rl dapil Bangka Belitung, Tellie Gozalie hingga anggota DPRD Kepri, Harlianto. Jadi mereka juga akan kita undang nanti,” bebernya mengakhiri.(mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here