Ibu Arisan Diberi Sosalisasi Penyalahgunaan Narkoba

0
99
TIM Kelurahan Pinang Kencana memberikan sosialisasi penyalahgunaan narkoba kepada kaum ibu yang sedang arisan, Sabtu lalu. f-istimewa

TANJUNGPINANG – Puluhan ibu arisan di Kampung Karang Rejo, Kelurahan Pinang Kencana diberikan sosialisasi pengetahuan tentang bahaya narkoba. Sosialisasi ini disampaikan oleh Tim Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba (P4N) Kelurahan Pinang Kencana, bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungpinang.

Syamsul Bahri, Lurah Pinang Kencana menyampaikan, kegiatan sosalisasi tersebut di gelar di rumah warga di Kampung Karang Rejo, RT1/RW8, Sabtu (9/2) lalu. Kegiatan ini, menumpang dengan ibu-ibu yang sedang mengadakan arisan di kampung tersebut.

”Alhamdulillah, ibu-ibu di sana wellcome dengan kita. Kita tidak ada anggaran untuk mengadakan sendiri terkait kegiatan tersebut,” kata Syamsul Bahri, Minggu (10/2) kemarin.

Kegiatan sosalisasi bahaya narkoba, kata Syamsul Bahri, tidak hanya baru pertama kali dilakukan di tengah masyarakat Kelurahan Pinang Kencana. Sosalisasi bahaya narkoba sudah pernah dilaksanakan dengan Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) kelurahan, Karang Taruna sampai dengan RT/RW.

Sosalisasi bahaya narkoba, menurut Pembina P4N Kelurahan Pinang Kencana ini, cukup bagus. Sehingga orang tua yang telah memiliki anak, mendapat pengetahuan tentang bahaya narkoba serta mengenal ciri-ciri anak yang sudah tercandu dengan narkoba.

Memang, lanjut dia, bentuk narkoba berbagai macam. Ada narkoba berbentuk permen. Hal ini sudah beredar hingga terjadi di tengah masyarakat. Dengan kondisi seperti ini, cukup prihatin dengan generasi penerus yang sudah mengkonsumsi narkoba tersebut.

Kemudian, ada juga pada bahan lem, spidol dan masih banyak lagi ada mengandung narkoba. Karena di spidol ada unsur zat narkoba. Jadi, orang tua perlu memperhatikan anaknya, saat pegang spidol dan lem. Jangan sampai anak mencium lem dan spidol.

”Kita selaku orang tua perlu perhatikan tingkah laku anak. Kira-kira mencurigai, hendaknya orang tua hampiri anak tersebut,” sebut dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here