ICMI Perekat Organisasi Islam

0
53
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun foto bersama dengan pengurus ICMI pusat, pengurus ICMI Kepri dan anggota ICMI se-Kepri usai membuka Silakwil di Hotel CK Tanjungpinang, Jumat (30/11). F-istimewa/humas pemprov kepri

Gubernur Nurdin Buka Silakwil ICMI se-Kepri

Wakil Ketua Umum Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Pusat, Prof. Dr. Herry Suhardyanto mengatakan, organisasi ini harus menjadi perekat bagi seluruh organisasi Islam yang ada di Indonesia.

TANJUNGPINANG – HERRY mengibaratkan organisasi Islam sudah banyak di Indonesia. Organisasi ini ibarat pilar-pilar atau pondasi suatu bangunan. Posisi ICMI adalah sebagai perekat semua pilar-pilar itu.

”Dengan demikian, semua pilar berdiri kokoh dan bangunan aman. Jika tidak ada perekat, pilar yang lain bisa bengkok. Dan kita harapkan, sebagai pilar harus siap dimana saja. Jangan ada yang minta paling pinggir atau harus di tengah. Dimana saja pilar itu, ICMI harus bisa menjadi perekatnya,” ujar Herry dalam kata sambutannya di acara Silaturahmi Kerja Wilayah (Silakwil) Organisasi Wilayah Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Provinsi Kepri Bersama Pengurus ICMI Kabupaten dan Kota se-Kepri di Hotel CK, Tanjungpinang, Jumat (30/11) kemarin.

”Yang diperlukan umat saat ini adalah balok perekat. Kita harus menyambung yang putus, menguatkan yang lemah. Bukan untuk bersama sesama organisasi. Namun, harus saling melengkapi dan menguatkan,” pesannya.

Kehadiran ICMI, kata dia, juga harus bisa memberi kontribusi dalam pembangunan. Memberi masukan-masukan kepada pemerintah. Untuk daerah misalnya, keberadaan ICMI harus bisa memberi masukan ke gubernur dan kepala daerah lainnya berdasarkan ilmu pengetahuan, berdasarkan kajian.

Karena itu, dalam kehidupan ini, banyak kajian-kajian yang harus dilakukan ICMI untuk perbaikan kehidupan masyarakat dan beragama ke depan. Ia juga meminta ICMI memasuki kampus-kampus dengan menggelar doa bersama. Kemudian, organisasi ICMI ini juga harus terus melebar. Sehingga, keberadaan ICMI benar-benar bisa membantu pemerintah dalam ranah pengetahuan dalam pembangunan.

”Sehingga basis cendikiawan muslim di Kepri semakin bersar bersinergi dalam ikut berperan serta dalam pembangunan,” ujar Herry.

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menekankan bahwa ICMI merupakan organisasi yang memiliki peran strategis dalam upaya mewujudkan keberhasilan pembangunan. Apalagi ICMI memiliki dua bagian dalam kesatuan yakni kalangan intelektual yang berbasis spiritual.

”Untuk itu mari kita satukan barisan, bersama kita kuat demi memajukan pembangunan daerah dan tentunya mewujudkan kejayaan bangsa,” ujar Nurdin.

Nurdin juga mengajak semua keanggotaan ICMI agar dapat memanfaatkan kemampuan diri, apalagi menyongsong tahun 2019 yang mana Indonesia dihadapkan pada pesta demokrasi. Merangkul semua masyarakat agar dapat tetap menjaga harmonisasi.

”Pastikan di tengah keberagaman yang dimiliki Kepri, kita dapat melaksanakan pesta demokrasi dengan damai, aman, sejuk dan lancar,” lanjut Nurdin.

Pembangunan perekonomian juga menjadi perhatian Nurdin. Kemampuan ICMI harus dapat ikut diaplikasikan dalam meningkatkan dan menunjang peningkatan ekonomi di Kepri.

Silakwil sendiri mengambil tema ‘Optimalisasi Peran ICMI di Daerah dalam Membangun Harmonisasi Masyarakat untuk Menyongsong Pemilu 2019’.

Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah yang juga Ketua Korwil ICMI Kepri mengatakan bahwa ICMI secara umum dibentuk dalam upaya untuk menciptakan masyarakat madani serta ikut serta dalam membenahi persoalan pada umat.

”Tujuannya adalah satu, tidak ada kata lelah, tetap maju dan semangat untuk kejayaan ICMI dan tentunya kesejahteraan Indonesia,” ujar Arif.

Arif melanjutkan, bahwa Silakwil sendiri digelar bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup, kualitas pikir dan kualitas kerja serta penentuan langkah kerja yang tetap berkomit pada kebutuhan umat.

Kemudian Wakil Ketua IV Korwil ICMI Kepri yang juga Ketua Panitia Pelaksana Silakwil, Sardison melaporkan bahwa sejak dilantiknya kepengurusan ICMI Provinsi Kepri pada bulan Mei lalu, maka majelis berkewajiban untuk segera menyusun progam dan langkah dalam menjalankan organisasi.

”Pelaksanaan Silakwil sendiri dilakukan sebagai wadah bertukar pikiran untuk ikut serta dalam pembangunan di Kepri, selain sebagai persiapan untuk melakukan Silaknas pada Desember mendatang di Bandar Lampung,” ujar Sardison.

Hadir pada kesempatan tersebut Asisten III Muhammad Hasbi, Asisten Pemko Tanjungpinang Ahadi, Rektor UMRAH Syafsir Akhlus, Perwakilan FKPD dan sejumlah Kepala OPD beserta anggota ICMI se-Provinsi Kepri.(MARTUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here