Idul Adha, Omzet Bumbu Masakan Meningkat

0
591
PEDAGANG BUMBU: Salah satu pedagang bumbu di Pasar Kota Lama menunggu pembeli. F-SUHARDI/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Hari Raya Idul Adha membuat omzet para pedangan bumbu di pasar tradisional meningkat drastis. Seperti yang terlihat di Pasar Kota Lama Tanjungpinang, banyak masyarakat membeli bumbu masakan. Di antaranya bumbu masakan rendang, sop, gulai, rawon dan tongseng.

Hal itu diungkapkan salah satu pedagang, Astuti kepada Tanjungpinanbg Pos, Sabtu (2/9) kemarin. Peningkatannya hampir 100 persen dari hari biasanya. Kebanyakan yang membeli bumbu masakan untuk hidagangan daging hewan kurban yang biasa dilakukan di Idul Adha. ”Lumayan ada peningkatan jualan. Berbeda dengan hari biasanya,” katanya kemarin.

Baca Juga :  Setelah Normalisasi, Jangan Buang Sampah

Astuti menyebutkan, harga bumbu yang dijual bervariasi dan tergantung dengan jenis dan banyaknya bumbu yang dipesan pembeli. Yaitu ada yang membeli mulai dari Rp 5 ribu hingga puluhan ribu per bumbu. ”Paling laris kemarin bumbu masak rendang,” sebutnya.

Diakuinya, usaha tersebut sudah lama digeluti. Ini terbilang mudah, karena seluruh bumbu mudah di dapatkan. Seperti kunyit, laos, jahe, kencur, lada, dan lainnya, smeua ada di pasar. Selain menjual eceran, Astuti juga melayani pembelian partai besar. Seperti untuk bumbu rendang basah ia jual Rp 25.000 per kilo gram.

Baca Juga :  Tempat Hiburan Malam Tutup Lima Hari

Salah satu ibu rumah tangga, Minarni mengaku membeli bumbu rendang seharga Rp 20 ribu untuk memasak dagung kurban. Pilihan membeli bumbu sudah jadi dari pada membuat sendiri, selain praktis biasanya takaran juga sudah pas. ”Bumbu jadi sudah lengkap, dirumah kita tinggal masak saja,” ujarnya. (cr27)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here