Ikan Laut Kurang, Lele Diserbu Pembeli

0
1138
SEORANG pedagang ikan lele di Pasar Bestari Bincen Tanjungpinang memilih ikan, dari pesanan pembeli, kemarin. F-ANDRI/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – PASOKAN ikan laut mulai berkurang di Pasar Bestari Bintancentre (Bincen) Tanjungpinang, sejak musim hujan. Penjualan ikan lele dan air tawar di pasar tradisional di Km IX Tanjungpinang meningkat.

Kasno, seorang pedagang ikan lele di Pasar Bestari Bincen Tanjungpinang, mendapat keuntungan meningkat dibandingkan sebelumnya. Ia menyampaikan, sepekan terakhir, ikan lele yang dibawanya dari rumah selalu habis, laku terjual. Daya beli masyarakat terhadap ikan lele mengalami peningkatan, berkisaran 15 persen sampai 20 persen.

”Biasanya saya bawa 50 kilo ikan lele, tidak habis terjual. Sekarang, alhamdulillah habis 70 kilo ikan lele per hari,” kata Kasno, Minggu (1/7) kemarin.

Baca Juga :  Liburan, Tak Ada Penambahan Feri

Meski lari manis, ia tidak menaikkan harga penjualan ikan lele kepada pembeli. Saat ini, harga ikan lele masih Rp 25 ribu per kilogram. ”Sudah lama, harga jual lele Rp 25 ribu, bang,” terang dia.

Andi pedagang lain mengatakan, kurangnya pasokan ikan air laut ke pasar, karena cuaca buruk di musim hujan. Kondisi seperti ini, menurutnya, membuat para nelayan enggan turun ke laut, untuk menangkap ikan. ”Hujan terus, bang. Jadi, tidak ada ikan laut,” kata Andi.

Baca Juga :  Stok Ikan di Pasar Dipasok dari Pulau

Walaupun pasokan berkurang, pria berkulit putih ini, tetap berjualan ikan dari laut di pasar tradisional. Ikan segar yang dijualnya hanya jenis ikan selar, tenggiri, tongkol, selikur dan mata besar. Namun, ikan segar dari laut ini mengalami kenaikan harga, berkisar Rp 5 ribu sampai dengan Rp 20 ribu per kilogram.

Seperti ikan mata besar dari harga Rp 20 ribu menjadi Rp 25 ribu per kilogram. Sedangkan ikan tongkol mengalami kenaikan harga Rp 8 ribu, dari harga awalnya Rp 28 ribu menjadi Rp 35 ribu per kilogram. Ikan tenggiri dari harga Rp 55 ribu menjadi Rp 65 ribu per kilogram. Harga selar dari Rp 40 ribu menjadi Rp 60 ribu per kilogram. (ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here