Ikan Melimpah, Daya Beli Lele Berkurang

0
858
Ikan lele: Kasno sedang menangkap ikan lele yang hendak dipotong saat ada konsumen yang pesaan di Pasar Bestari Bincen Tanjungpinang. f-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Harga ikan laut yang murah membuat, minat pembeli ikan tawar seperti ikan lele bekurang. Omzet mereka turun sekitar 30-40 persen dari hari biasanya.

Hal ini seperti dikatakan salah satu pedagang ikan lele di Pasar Bestari Bincen, Kasno kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (3/10). ”Tetap ada pembeli, namun menurun jumlahnya kini,” tuturnya.

Ini disebabkan, mulai banyak pasokan ikan laut dari nelayan. Apaklah itu yang dari Bintan maupun dari pulau. Hal ini bukan baru, melainkan lazim terjadi. Untuk itu, pihaknya tak banyak membawa pasokan. Bila harga ikan laut mahal, biasanya ikan lele banyak menjadi pilihan masyarakat.

Baca Juga :  Pembangunan Pelabuhan Rampung Dua Tahun

Terkait harga menurutnya normal, yaitu Rp 23 ribu per kilo. Biasanya, ikan lele juga pernah mengalami kenaikan harga. Ini terjadi saar posokan menipis dan permintaan meningkat. ”Harga ikan lele pernah sampai Rp 30 ribu juga per kilo,” ungkapnya.

Dengan kurangnya daya beli, ia hanya sanggup menghabiskan sekitar 40 kilo ikan lele per harinya. Padahal, ia membawa ikan lele dari rumah ke pasar untuk dijual mencapai kurang lebih 100 kilo. ”Biasanya habis loh 100 kilogram. Kalau pasokan ikan laut di pasar sedikit,” sebut dia.

Baca Juga :  Senin Depan, MTQ Kecamatan Tanjungpinang Timur Digelar

Hal ini senada dengan pria yang enggan dituliskan namanya di koran harian ini. Ia mengeluh, mulai berkurang daya beli ikan lele yang dijualnya. ”Sudah sepi bang. Ini saja, baru laku terjual kurang lebih 10 kilo saja. Biasanya jam segini saja sudah laku 20-25 kilo,” sebut dia sambil melayani konsumen yang beli ikan lele kepadanya. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here