Ikrar Bersama Jangan Jadi Pepesan Kosong

0
511
Kapolres AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro meneken deklarasi siap mengawal pilkada damai di Dompak, Rabu (14/2) disaksikan kedua calon Walikota.f-raymon/tanjungpinang pos

Dua Calon Wali Kota Ikut Deklarasi Pilkada Damai

Dua calon Wali Kota (Wako) dan Wakil Wali Kota (Wawako)Tanjungpinang mengikuti deklarasi pilkada damai di kawasan Dompak, Rabu (14/2).

TANJUNGPINANG – Kedua calon Wako/Wawako tersebut yakni pasangan H Syahrul-Rahma nomor urut 1 dan H Lis Darmansyah-Maya Suryanti nomor urut 2. Deklarasi damai tersebut digelar Polres Tanjungpinang. Saat deklarasi, kedua tim pemenangan hadir. Ketua tim pemenangan Syahrul-Rahma adalah Ade Angga. Ketua pemenangan Lis Darmansyah-Maya Suryanti adalah Suparno. Deklarasi ini juga dihadiri Gubernur Kepri H Nurdin Basirun, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Kepri dan organisasi wartawan.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro, mengatakan KPU Kota Tanjungpinang telah menetapkan dua pasangan yang bertarung Pilwako Tanjungpinang 2018. Kemudian, besok (hari ini) memasuki tahap kampanye calon. ”Kampanye dimulai tanggal 15 Februari. Atau kurang lebih selama 128 hari ke depan,” katanya.

Dalam tahapan masa kampanye nanti, sambung dia pasti terjadi gerakan mobilisasi massa yang cukup besar. Berangkat dari hal itu, maka pihak kepolisian juga berkewajiban menjaga keamanan selama masa kampanye tersebut. Agar pilkada tetap aman dan damai. ”Tugas kami untuk menjaga kondusifitas pada tahapan Pilwako ke depan,” sebutnya.

Baca Juga :  Surat Suara Pilwako Mulai Dicetak

Sementara itu, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah menyebutkan, kesiapan personel dan kelengkapan Polri serta intansi terkait lainnya, sehingga pelaksaan Pilkada serentak 2018 dapat berjalan aman, damai, dan kondusif. Serta mengecek kegiatan, agar nantinya Pilkada dapat berjalan baik, demokrasi. ”Ini menunjukan kesiapan Polres Tanjungpinang dalam rangka mengamankan pilwako Tanjungpinang 2018,” sebutnya.

Yan Fitri mengharapkan tahapan-tahapan pilkada Tanjungpinang berjalan dengan baik, serta demokrasi berjalan sesuai yang diinginkan dan diharapkan. Sambung dia, ini merupakan sebuah bentuk partisiapsi seluruh komponen masyarakat untuk menjaga keamanan, kedamaian dalam pelaksanaan pesta demokrasi di Tanjungpinang.

”Tentunya menjadi sebuah prioritas bagi kepolisian khususnya oleh Polres Tanjungpinang dan Polda Kepri,” ungkap jenderal bintang satu ini.

Selanjutnya, kata dia mengenai keamanan dan kondusifitas situasi Kamtibmas di wilayah Kota Tanjungpinang Yan Fitri menegaskan, dalam pelaksanaan pilkada mutlak sangat diperlukan.

Baca Juga :  KPU Tanjungpinang Cabut Undi

Kepada semua elemen masyarakat yang ada di Tanjungpinang dapat berpartisipasi aktif untuk menjaga dan mendamaikan kegiatan pelaksanaan pilkada agar berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

”Saya pikir kita semua tahu, kita berada di bunda tanah Melayu dimana budaya kita sangat menjunjung tinggi toleransi, menghormati orang tua menghargai sesama jadi kemungkinan titik-titik rawan sangat kecil di Tanjungpinang,” lanjutnya

Sementara itu, pengamat politik dari Stisipol Raja Haji Tanjungpinang, Endri Sanopaka mengatakan deklarasi pilkada damai yang digelar oleh Polres Tanjungpinang, Panwaslu bahkan KPU Tanjungpinang adalah hal positif.

Namun, ia menegaskan kepada seluruh calon Wali Kota Tanjungpinang di Tanjungpinang agar tak sekadar mengikuti deklarasi damai. Tapi dia mengajak balon untuk memaknai deklarasi damai tersebut dengan menjaga kedamaian baik sesama calon wako maupun sesama pendukung dan tim.

”Kalau calon memang damai-damai saja, tapi permasalahanya apakah massanya juga mau damai-damai. Ini perlu diberikan pemahaman ke pendukung agar bisa menciptakan pilkada damai Tanjungpinang,” kata Endri Sanopaka, kemarin.

Baca Juga :  Penjab Wako Harus Netral di Pilwako

Ia juga minta deklarasi pilkada damai jangan jadi simbol saja atau hanya jadi pepesan kosong saja, tapi benar-benar deklarasi pilkada damai terwujud. Tidak hanya damai tapi harus menghindari politik uang, tidak ada gesekan antar pendukung, tidak ada pelanggaran lainnya termasuk sara.

”Pilkada damai juga harus terjaga di media sosial. Sekarang ini media sosial sudah banyak stegmen yang bisa membuat gesekan di dunia maya. Yang membuat stegmen tidak apa-apa, tapi yang membaca stegmen tersebut yang panas dan bisa menciptakan gesekan dunia nyata,” tegasnya.

Ia juga berharap agar pihak kepolisian, benar-benar mengawasi seluruh aktivitas di medsos dengan baik terkait pilkada.. Kandidat juga mengawasi massanya.(RAYMON – ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here