Ilimar Ingin Jadi Ketua DPC Gerindra

0
1293
BERIKAN DUKUNGAN: Sekretaris DPC Gerindra Kota Tanjungpinang, Dwi Ayu Lovita Putri (dua dari kanan) menerima surat pernyataan sikap yang diserahkan empat Ketua PAC yang didampingi pengurus ranting dan kader partai Gerindra, Kamis (10/8) di Kantor DPC Partai Gerindra Tanjungpinang. F-Andri Dwi S/TANJUNGPINANG POS

Mendekati pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang periode 2018-2023 kepengurusan DPC Gerindra Tanjungpinang ditimpa isu pengurusannya yang pecah.

TANJUNGPINANG – Ada pengurus kubu Endang Abdullah yang saat ini masih resmi sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Tanjungpinang. Kemudian, ada kubu Ilimar yang juga mengklaim memiliki SK DPC Gerindra Kota Tanjungpinang sebagai ketua. Ilimar merupakan kubu tandingan kepengurusan DPC Gerindra Kota Tanjungpinang, merupakan anggota DPRD Kota Tanjungpinang. Karena terjadi dua kubu kepengurusan Partai Gerindra, ini membuat Pengurus Anak Cabang (PAC), pengurus ranting hingga kader partai jadi resah. Keresahan ini mereka sampaikan melalui pernyataan sikap yang disertai tandatangan empat Ketua PAC partai Gerindra di Tanjungpinang.

Mulai dari Ketua PAC partai Gerindra Bukit Bestari, Ivan Andriandi, Ketua PAC Tanjungpinang Timur, Sulthon, Ketua PAC Tanjungpinang Kota, Rajali dan Ketua PAC Tanjungpinang Barat, Suhardiman. Sekretaris DPC Gerindra Kota Tanjungpinang, Dwi Ayu Lovita Putri langsung menerima surat pernyataan sikap dari empat Ketua PAC Gerindra Tanjungpinang di Kantor Sekretariat DPC Gerindra Kota Tanjungpinang beralamat Km 8 Atas Tanjungpinang, Rabu (9/8). ”Alhamdulillah surat pernyataan sikap dari empat PAC, pengurus ranting hingga kader partai Gerindra sudah kita serahkan kepada Ibu Sekretaris DPC Gerindra Kota Tanjungpinang, Dwi Ayu Lovita Putri,” kata Sekretaris PAC Gerindra Bukit Bestari, Syafaruddin kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (10/9).

Baca Juga :  Ayo Ikut Partisipasi Pemilu Melalui Panwascam

Ada tiga poin yang ditulis di dalam surat pernyataan sikap empat Ketua PAC partai Gerindra tersebut. Poin pertama, empat Ketua PAC, pengurus ranting hingga kader partai Gerindra mendukung penuh kepemimpinan Ketua DPC Gerindra Kota Tanjungpinang saat ini, yaitu Endang Abdullah.
Sebab, mereka menilai Endang Abdullah telah berhasil memimpin partai Gerindra di Tanjungpinang. Sehingga partai Gerindra Tanjungpinang memperoleh tiga kursi di DPRD Kota Tanjungpinang pada pemilu legislatif 2014 lalu. Kemudian, Endang selalu bergerak di masyarakat dengan aksi nyata. Karena Endang punya prinsip partai Gerindra bergerak bukan pada momentum pemilu saja baik Pilkada, Pileg dan Pilpres saja. Tetapi, Endang tidak mengenal momentum itu selalu bergerak dan berbuat nyata di tengah masyarakat Kota tanjungpinang. Kemudian, Endang dinilai mampu menyelesaikan konflik di internal partai.

Kata Syafaruddin, Endang merupakan sosok yang memiliki royalitas yang tinggi terhadap kader hingga masyarakat di Tanjungpinang. Poin kedua, DPC Gerindra Kota Tanjungpinang telah memiliki tiga kursi di DPRD Kota Tanjungpinang, tetapi PAC, pengurus ranting hingga kader partai Gerindra merasa tidak memiliki anggota dewan perwakilan dari partai Gerindra. Karena semenjak terpilihnya mereka sebagai anggota dewan di DPRD Kota Tanjungpinang tidak mampu membangun komunikasi, kerjasama serta pembinaan terhadap wilayah di dapilnya.

Baca Juga :  Partai Nasdem Siapkan Strategi Terbaik Hadapi Pileg

Artinya, tidak ada kontribusi yang dirasakan di dapil anggota dewan tersebut. Karena ini wajib dilakukan masing-masing anggota dewan di dapilnya sesuai dan diatur dalam AD/ART partai Gerindra untuk membantu pergerakan aksi nyata di masyarakat dan operasional partai Gerindra. ”Kami minta surat pernyataan kami ini untuk diteruskan oleh DPC ke DPD hingga ke DPP Gerindra untuk mencabut keanggotaan yang dimiliki tiga anggota dewan tersebut. Karena mereka bertiga sudah melanggar sumpah kader, jati diri kader serta AD/ ART partai Gerindra,” sebut dia.

Poin ketiga yang disampaikan empat PAC, pengurus ranting serta kader partai Gerindra di Tanjungpinang akan menjaga solidaritas dan merapatkan barisan untuk menghadapi upaya-upaya apapun yang akan memecag belah, merusak citra partai Gerindra di Kota Tanjungpinang.

Baca Juga :  Jumlah TPS Bertambah di Pemilu 2019

Hal ini dibenarkan Ketua DPC Gerindra Kota Tanjungpinang, Endang Abdullah. ”Ya, benar. Kita di DPC terima surat pernyataan sikap yang disampaikan para PAC, pengurus ranting hingga kader partai Gerindra di Tanjungpinang. Jadi, ya sah-sah mereka sebagai kader partai Gerindra menyampaikan sikap,” kata Endang.

Endang mengatakan, karena yang langsung merasakan gejolak yang timbul dan muncul di tengah masyarakat adalah PAC, pengurus ranting hingga kader partai Gerindra. Gejolak yang mereka terima, adalah adanya dua kubu kepengurusan tandingan DPC Gerindra Kota Tanjungpinang. ”Informasi ini mereka yang langsung mendengar. Kemungkinan, informasi yang diterima mereka lebih tajam atau dahsyat lagi, bisa jadi. Nah, semua ini perlu kita proses dulu sesuai mekanisme yang ada. Kalau surat ini perlu kita proses sampai ke tingkat DPD hingga DPP partai Gerindra, kenapa tidak,” sebut dia. Sementara itu, Ilimar sampai berita ini diturunkan belum bisa dihubungi.(ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here