Imam Masjid Dilatih Kembangkan Ekonomi Syariah

0
52
WAKO Batam HM Rudi SE,MM menyampaikan kata sambutan saat pelatihan para imam masjid di Batam, kemarin. f-martua/tanjungpinang pos

Digelar Pemko Batam

BATAM – Sebanyak 100 orang anggota Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Kota Batam mengikuti pelatihan yang digelar oleh Bagian Kesra Setdako Batam.

Kegiatan yang dibuka oleh Walikota Batam, Muhammad Rudi akan berlangsung selama 2 hari, Selasa-Rabu (19-20/3) di Kantor Walikota Batam.

Kabag Kesra Setdako Batam, Riama Manurung mengatakan, 100 orang anggota IPIM yang mengikuti pelatihan ini merupakan peserta angkatan ke-X.

”Ini merupakan imam masjid perwakilan dari 12 kecamatan se-Kota Batam. Dari verifikasi yang dilakukan oleh Bagian Kesra, jumlah imam masjid yang terverifikasi berjumlah 1.050 orang. Artinya pada pelatihan angkatan ke-XI maka seluruh anggota IPIM sudah mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Pemko Batam,” ujar Riama.

Bagian Kesra Setdako Batam menurutnya masih menerima apabila masih ada imam yang belum terverifikasi.

Sepanjang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan sesuai standar operasional, diharapkan untuk melaporkan ke Bagian Kesra Setdako Batam.

Adapun yang menjadi narasumber pada kegiatan ini berasal dari Masjid Istiqlal Jakarta, KH. Sarifuddin Muhammad, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakan Kemenag) Kota Batam, Zulkarnain Umar dan perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Ketua IPIM Batam, Ridho Amir mengucapkan terimakasih kepada Walikota Batam yang telah menyelenggarakan pelatihan ini setiap tahunnya. Harapannya melalui kegiatan ini para imam semakin baik dalam mengimami masyarakat.

”Kami akan mengabdi tanpa kenal lelah dan akan menjadi imam yang baik di tengah masyarakat,” ucapnya.

Ridho Amir menambahkan, pada pelatihan kali ini ada yang spesial dibanding sebelum-sebelumnya. Karena peserta juga akan diberi motivasi untuk pengembangan ekonomi syariah. Narasumber yang akan memberikan masukan adalah perwakilan BNI Syariah.

”Saya ingin menggugah kita semuanya. Bagaimana mengembangkan ekonomi syariah. Kita punya BMT (Baitul Maal wat Tamwil), toko IPIM, yang sekarang masih jalan di tempat bahkan nyaris tutup karena kesadaran kita masih kurang. Padahal kalau 1.000 imam masjid belanja di toko IPIM, bisa berkembang. Kita ingin syiarnya yang penting,” tutur Ridho.

Kakan Kemenag Kota Batam, Zulkarnain Umar menuturkan, kegiatan ini menjadi langkah untuk senantiasa bergerak maju dan memajukan umat di Kota Batam.

Ia juga mengapresiasi Pemko Batam bukan hanya memberikan pelatihan namun juga memberi perhatian berupa insentif kepada lembaga keagamaan yang ada di Kota Batam.

”Imam masjid sebagai front terdepan karena mempunyai pengaruh yang besar dalam mengajak umat untuk salat berjamaan ke masjid. Mari melalui kegiatan ini timba ilmu, belajar dan bertanyalah kepada narasumber,” pesannya.

Walikota Batam, Muhammad Rudi dalam sambutannya berpesan bahwa imam harus menjadi contoh bagi masyarakat. Seorang imam harus bisa memberi ketenangan untuk mencegah terjadinya gejolak masyarakat.

Ia mengatakan bahwa imam sangat berperan dalam menjaga keamanan di Kota Batam. Terlebih saat ini Pemko Batam tengah membangun Batam sebagai kota wisata, sehingga imam memiliki peran untuk menjelaskan kepada masyarakat agar tidak terpengaruh dengan budaya asing yang masuk ke Kota Batam.

”Selamat mengikuti pelatihan ini, semoga banyak pelajaran yang bisa diambil melalui pelatihan yang diberikan. Imam bukan hanya berperan dalam memberikan syiar agama, tapi juga berperan dalam menjaga keamanan di Kota Batam,” pesannya seraya membuka acara Pelatihan IPIM Tahun 2019. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here