Imbauan Lurah Dicueki Warga

0
251
Salah satu pengendara melintas di depan spanduk imbauan dilarang membuang sampah dipasang oleh pihak Kelurahan MKP di Jalan Peralatan Km 7 Tanjungpinang. f-andri/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Warga yang membuang sampah dipinggir jalan atau bukan pada tempatnya masih banyak. Meskipun dilokasi tersebut sudah disediakan tempat pembuangan sementara (TPS) tapi warga tetap membuang sampah disembarangan tempat.

Bahkan pihak Kelurahan Melayu Kota Piring (MKP) sudah memasang spanduk larangan untuk tidak membuang sampah dipinggir jalan atau di aliran sungai. Larangan ini terlihat jelas pada spanduk tertulis ”Dilarang keras membuang sampah di sungai”.

Spanduk tersebut terpampang di pinggir Jalan Peralatan Km 7 Tanjungpinang. Namun, imbauan pihak kelurahan tersebut dicueki warga.

Di spanduk tersebut tandatangan, mulai dari Camat Tanjungpinang Timur, Lurah MKP, Komunitas Peduli Lingkungan (KPL), Forum RT/RW Kecamatan Tanjungpinang Timur, Forum RT/RW Kelurahan MKP, PKK Kelurahan MKP, LPM MKP, Karang Taruna MKP, Babinsa Kelurahan MKP dan Bhabinkamtibmas Kelurahan MKP.

Pantauan dilokasi, masih terlihat warga saat melintas di jalan sambil melempar sampah di lokasi tersebut. Sampah berserakan di kawasan aliran sungai. Baik itu sampah jenis plastik berasal dari rumah tangga dan sampah lainnya.

Lurah MKP, Feri Ismana membenarkan, bahwa pihaknya yang telah memasang spanduk berada di pinggir kawasan sungai tersebut. Spanduk di pasang sudah sejak 7 April 2019.

Awalnya, pihaknya menjumpai hingga melihat sendiri banyak sampah berada di aliran sungai. Sampah yang dibuang oleh masyarakat di kawasan aliran sungai, merupakan permasalahan cukup lama.

Sedangkan pemerintah melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman Kebersihan dan Pertamanan (Disperkim) Kota Tanjungpinang sudah meletakkan bak kontainer sampah di pinggir jalan berdekatan dengan kawasan sungai tersebut.

Sehingga bak kontainer sampah bisa menampung sampah masyarakat di sekitar tersebut.

Hanya saja, kebiasan buruk masyarakat membuang sampah tidak pada tempatnya. Cara pakai lempar, salah satu kebiasan buruk masyarakat membuang sampah sambil mengendarai sepeda motor miliknya.

”Seharusnya masyarakat itu, berhenti sejenak untuk membuang sampah ke dalam bak kontainer tersebut. Jangan main lempar saja. Sehingga sampah tidak masuk ke dalam bak kontainer. Lalu, sampah berserakan di mana-mana,” ucap Feri kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (24/4).

Untuk menyadari masyarakat membuang sampah pada tempatnya, pihak Kelurahan MKP membuat hingga mendirikan spanduk di kawasan sungai tersebut.

Setalah dipasang, pihak Kelurahan MKP telah meminta bantuan dari RT/RW serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan MKP untuk melakukan pengawasan atau pemantauan terhadap sampah dibuang oleh masyarakat di kawasan aliran sungai tersebut. Apabila melihat masyarakat membuang hingga melempar sampah sembarangan, pihaknya minta untuk di bawa ke Kantor Kelurahan MKP. Agar masyarakat tersebut diberikan sanksi serta saran yang baik disaat membuang sampah.

”Alhamdulillah, sampai sekarang belum ketangkap basah masyarakat buang sampah sembarangan dengan sistem lempar. Kalau ada, tetap kita berikan arahan yang terbaik,” terang dia.

Ia mengimbau serta mengajak masyarakat Kelurahan MKP untuk membuang sampah pada tempatnya. Masukkan sampah yang di bawa dari rumah ke dalam bak kontainer sampah. Sehingga fasilitas yang disediakan oleh pemerintah bermanfaat. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here