Imigrasi Hentikan Paspor Smart Card

0
114
Suasana antre pembuatan paspor di Imigrasi Batam tahun lalu. F-istimewa

BATAM – paspor smart card sementara dihentikan Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM. Penghentian ini dikeluhkan pengusaha, karena merepotkan tenaga kerja asing. Sementara dengan smart card, paspor tidak cepat habis dicap masuk dan keluar. Namun, untuk penghentiannya, Dirjen Hukham karena terkait dengan besaran penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Dirjen Imigrasi, Ronny Sompie di Batam, mengatakan pihaknya nantinya akan mengaktifkan layanan itu lagi. Hanya saja mereka menunggu besaran PNBP dari Kementerian Keuangan. ”Akan segera kita informasikan kalau sudah siap,” kata Roni.

Menurutnya, jika sudah siap dilanjutkan, Dirjen Imigrasi akan segera menginformasikan untuk diberikan ke pemohonnya. ”Jadi penerapan kembali sistem smart card bagi pekerja asing, saat berada di tempat pemeriksaan Imigrasi, masih menunggu penentuan besaran PNBP nya,” sambungnya.

Dijanjikan, setelah Kemenkeu melalui Dirjennya menentukan PNBP, pihaknya akan memungut kembali PNBP dari smart card seperti sebelumnya. ”Kalau kita perpanjang smart card ke pemohon sekarang, sedangkan kita tak punya nilainya, ini akan jadi masalah,” kata Roni.

Diakui, penggunaan smart card ini sangat dibutuhkan pekerja asing. Terutama di tingkat direksi yang sering melintas pulang-pergi Singapura-Batam, Malaysia-Batam atau lainnya. Karena itu, begitu ada kendala, banyak yang mengeluhkannya. ”Dengan smart card, paspor tak cepat habis dicap masuk dan keluar,” imbuhnya.

Wakil Ketua Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hioeng sebelumnya mengungkapkan, sejak tak berlakunya smart card Januari lalu, mobilitas pekerja asing khususnya tingkat direksi keatas, terhambat. Kendalanya karena mereka harus mengantri lama sebelum masuk Batam.

”Ini jadi permasalahan baru, karena CEO perusahaan-perusahaan asing harus mengantre sebelum masuk ke Batam,” kata Tjaw. (MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here