Imigrasi Tanjungpinang Deportasi 191 WNA

0
685
JUMPA PERS: Tatok (dua dari kanan) bersama rekannya. F-raymon/tanjungpinang

TANJUNGPINANG – Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang mendeportasi 191 warga negara asing (WNA). Mereka dideportasi karena tidak memiliki izin masuk ke Tanjungpinang. Deportasi mulai dilakukan sejak Januari hingga pertengahan Desember ini.

Hal ini diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Lalulintas Imigrasi kelas I Tanjungpinang Tatok Harsono, kemarin.

”108 WNA dilakukan deportasi dan 83 orang pencegahan masuk atau penangkalan yang sudah ditindak,” kata Tatok Harsono saat jumpa pers Selasa, (19/12).

Tatok mengatakan, pelanggaran WNA mulai pelanggaran administrasi seperti tidak memiliki surat kelengkapan tinggal, tidak mempunyai izin masuk yang diharuskan dan masuk tanpa tujuan atau masuk dengan tidak jelas.

Baca Juga :  Lis Tokoh Inspirasi Pilihan Posmetro

”Yang paling banyak dideportasi dari WNA dari Cina, Singapura, Amerika Serikat, Kamboja, Malaysia dan Korea Selatan,” sebutnya.

Menurutnya, Januari sampai Selasa kemarin, mencatat ada sekitar 192.589 orang warga asing dan WNI tiba di Tanjungpinang melalui pelabuhan internasional Sri Bintanpura Tanjungpinang. Ada 194.118 berangkat keluar Negeri dari Tanjungpinang.

”34 orang WNA yang datang ditolak sementara itu untuk WNI yang ingin berangkat ada 22 orang ditolak keberangkatan,” jelasnya.

Selama tahun 2016 pemberian atau penerbitan dokumen paspor pada tahun Imigrasi kelas I Tanjungpinang menerbitkan paspor 17.522 orang atau persatu bulannya 1.460. Sedangkan ditahun 2017 Januari sama pertengahan Desember sudah menerbitkan paspor 16.980 dengan rata-rata per bulan 1.400.

Baca Juga :  Jadikan Ibukota Daerah yang Menarik

”Masih ada waktu yang tersisa untuk menambah jumlah pembuatan paspor,” ujarnya (ray)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here