IMM Provinsi Kepri Lawan yang Memusuhi Pancasila

0
520
DISKUSI PUBLIK: Jefri Idham Ketua IMM menyampaikan sambutan, di sela diskusi publik, Sabtu (30/9) lalu. F-yendi/TANJUNGPINANG POS

BINTAN – DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kepri menyatakan, akan melawan kepada ormas maupun organisasi lain, yang memusuhi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Pernyataan tegas itu disampaikan IMM, di sela diskusi publik tentang ormas keagamaan sebagai implementasi demokrasi Pancasila, di Gedung LAM Bintan, Kijang, Sabtu (30/9) lalu.

Ketua DPD IMM Provinsi Kepri Jefri Idham menyampaikan, diskusi publik tentang ormas keagamaan sebagai implementasi demokrasi pancasila ini, sejalan dengan pembentukan PC IMM Bintan, dan peringatan G 30 S PKI. Diskusi publik ini bertujuan untuk peningkatan wawasan kader. Sekaligus mengenang sejarah Pancasila yang dironrong oleh PKI.

”Kita tak perlu takut dengan PKI. Karena paham komunis sendiri sudah ditinggalkan oleh sebagian negara komunis, seperti di Tiongkok. Pihak yang memusuhi atau menentang Pancasila, sama juga menjadi musuh IMM,” tegas Jefri di sela diskusi publik, Sabtu lalu.

Kepala Kesbangpol Bintan Karya Harmawan menjelaskan, ormas maupun parpol mesti berlandaskan agama. Kemudian, agama apa pun jangan diperdebatkan. Karena siapa pun yang yakin dengan agama itu, dilindungi oleh undang Undang negara Indonesia, yang berlandaskan Pancasila.

Ormas keagamaan, lanjut Karya Harmawan, harus mewujudkan hal-hal yang terkandung dalam nilai-nilai Pancasila. Sebagian ormas keagamaan, sebenarnya sudah ada sebelum merdeka. Ormas ini turut mempertahankan nilai-nilai Pancasila. Demokrasi Pancasila itu adalah bebas, tapi ada batasan. Sejauh tidak di luar koridor nilai Pancasila.

”Kita bebas berpendapat, tapi ada nilai yang diatur. Demokrasi Pancasila bukan bebas seperti demokrasi liberal. Warga Indonesia harus yang beragama, meski kita ini bukan negara yang berlandaskan agama. Tapi, Pancasila ini sudah berasaskan nilai-nilai agama. Justru itu, agama jangan dipolitisir,” pesan Karya Harmawan.

Diskusi publik yang diselenggarakan IMM Kepri itu menghadirkan Kepala Kantor Kemenag Bintan Erizal Abdullah, Ketua MUI Bintan H Ahmadi dan Syamsul Bahri sebagai narasumber. Kegiatan ini diikuti ratusan mahasiswa.

Di lain pihak, Kapolres Bintan AKBP Febrianto Guntur Sunoto memerintahkan kepada seluruh anggotanya, untuk mengamalkan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Perintah ini disampaikannya saat menjadi inspektur ucapara dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lapangan upacara Mapolres Bintan, Minggu (1/10) pagi.

”Sebagai anggota Polri untuk bisa menjadi pelopor dan tauladan dalam mengamalkan nilai-nilai pancasila di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat,” pesan Guntur. Dengan demikian, Guntur berharap, pengamalan nilai-nilai pancasila bisa ditularkan hingga ke masyarakat. (aan/fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here