Industri Orientasi Ekspor Dapat Insentif

0
561
Walikota Batam Rudi dan Kepala BP Batam Lukita saat bersama meninjau di MPP Batam.f-martua/tanjungpinang pos

BATAM – Pemerintah dan Bank Indonesia menyepakati langkah strategis untuk mempercepat pengembangan industri berorientasi ekspor di Batam, Bintan dan Karimun. Pemerintah pusat akan menyediakan insentif bagi industri-industri unggulan berbasis ekspor. Terutama yang melakukan research and development (R&D) dan mengembangkan pendidikan vokasi.

Kesepakatan itu menjadi kesimpulan rapat koordinasi pemerintah pusat, daerah dan Bank Indonesia, Jumat (13/4) di Batam. Kesepakatan itu disampaikan Gubernur BI, Agus Martowardojo, bersama Menko Perekonomian, Darmin Nasution, Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, Gubernur Kepri, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

Baca Juga :  BP Kurbankan 16 Hewan ke Pegawai Outsourching

Untuk mempercepat pengembangan industri berorientasi ekspor, maka perlu pengembangan kawasan industri secara menyeluruh. Didukung insentif yang memadai dan infrastruktur yang berkualitas. Penting penyediaan sumber daya manusia yang mampu mengimbangi aplikasi teknologi dan inovasi di manufaktur. Selain itu, perluasan akses pasar melalui perjanjian perdagangan.

”Penting, keterkaitan industri domestik dengan rantai nilai global. Kebijakan yang dikeluarkan, untuk mendorong berkembangnya industri berorientasi ekspor di daerah, melalui pemberian kemudahan perizinan dan insentif fiskal,” kata Agus.

Kemudahan dimaksud, diambil melalui percepatan implementasi program online single submission (0SS). (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here